• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sun28062026

Last updateWIB3_SatPMWIBE_June+0700RJunPMWIB_0PMthWIB1782569690+07:00SatPMWIBE

Pendidikan

SMK Karnas Buat 8 Mesin Alat Praktek

Seorang siswa smk Karnas saar membuat mesin praktik.

Kuningan (KaTer) - Kualitas SMK Karnas diperkuat dengan hasil karya siswanya. Selain mendirikan usaha bengkel Smart Autocare, diam-diam salah satu SMK swasta favorit di kota kuda itu telah mampu memproduksi 8 jenis alat praktek pembelajaran otomotif dalam desain berbentuk mesin mobil.

Dari 8 produk alat praktek mesin mobil tersebut diantaranya paket power window, central lock alarm system trainer, standard body electric, trainer AC, engine stand trainer EFI Toyota Kijang 7K, engine stand trainer Toyota Kijang Seri K , engine stand trainer EFI Toyota Soluna, power steering rack and pinion trainer dan engine stand trainer EFI with Ac Trainer.

“Kita sudah produksi sejak akhir 2013, alhamdulillah kualitasnya baik. Bisa dibuktikan,” kata Kepala SMK Karnas Kuningan Dr Yepri Esa Trijaka kepada KaTer saat ditemui di bengkel praktek,” Senin (9/6/2014).

Diakui, sudah 8 produk alat praktikum mesin mobil dibuat. Semua jenis alat praktikum belajar dalam bentuk mesin mobil itu, dirakit dari bahan mentah oleh tim siswa dan guru dari Program Studi Teknik Otomotif. Tapi pasarnya dikhususkan untuk SMK-SMK yang memiliki jurusan teknik otomotif. Sebab mesin mobil produksi siswanya tersebut, hanya dibuat sebagai sarana praktek, atau alat peraga.

“Hingga kini, SMK-SMK pembeli sudah berasal dari Sumedang, Ciamis dan Purwakarta. Harganya terjangkau dan bervariatif. Tapi untuk sekarang hanya memproduksi sesuai jumlah pesanan saja,” katanya.

Dikatakan, perakitan pembuatan alat praktek berupa mesin mobil diproduksi karena melihat pasar di SMK-SMK begitu luas. Hampir seluruh SMK yang memiliki jurusan teknik otomotif memerlukan mesin mobil untuk sarana pembelajaran praktek.

“Apalagi sekarang kan SMK banyak berdiri bak jamur di musim hujan. Setiap SMK baru juga pasti membuka jurusan teknik otomotif. Itu peluang, dan kita tangkap peluang itu,” terangnya.

Dia menjelaskan, kreatifitas siswa jurusan teknik otomotif di SMK Karnas telah menjadikan para siswa memiliki kemampuan memproduksi mesin yang andal. Sebab, merakit mesin mobil sudah menjadi pekerjaan keseharian.

“Teknisnya memasarkan, kita yang bersilaturahmi ke SMK-SMK di setiap daerah, door to door menawarkan mesin mobil produksinya untuk alat praktek siswa. Saya yakin, jika para siswa dilibatkan terus menerus dalam produksi mesin mobil, siswa akan paham betul cara operasional mesin mobil yang dirakit,” pungkasnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing