Fishing

Bupati Kuningan Launching Program DESAKU

Kam13062024

Last updateMin, 09 Jun 2024 11pm

bjb

Kesehatan

Bupati Kuningan Launching Program DESAKU

Bupati Kuningan berfoto bersama usai melaunching program Desaku.

Kuningan Terkini - Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH, melaunching Program Desa Sahabat Kusta (DESAKU) saat Apel Pagi,di Halaman Setda Kuningan, Senin (27/03/2023). Hadir pada kesempatan tersebut Sekda, DR. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Pejabat Eselon II dan III, Direktur Eksekutif NLR Indonesia, Asken Sinaga. dan peserta apel dari Aparatur lingkup Sekretariat Daerah kuningan.

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH menyambut baik atas Launching Program Sahabat Kusta yang diinisiasi Dinas Kesehatan. DESAKU ini merupakan program penguatan puskesmas untuk memanfaatkan potensi desa secara preventif untuk menjadi bagian penggerak dalam menghimbau masyarakat sebagai upaya deteksi dini penyakit kusta.

“Fokus penanganan kusta dengan keterlibatan semua unsur, akan lebih dini menemukan kasus kusta sehingga lebih cepat tertangani. Kuningan bekerjasama dengan Yayasan NLR Indonesia sebagai upaya menuju Kuningan bebas kusta 100 persen.” Katanya.

Ditempat yang sama, Direktur Eksekutif NLR Indonesia, Asken Sinaga mengungkapkan rasa bangganya kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah serius menangani kusta. Bahkan saat launching dihadiri seluruh pejabat. Ini menjadi yang pertama kalinya di indonesia selama NLR melaunching program DESAKU.

“Di Indonesia terdapat 15.000 hingga 17.000 kasus kusta yang cukup stagnan setiap tahunnya dan tidak menurun. Setelah diteliti, masalah utamanya lebih pada stigmanya. Stigma ini ada 3 level, yaitu stigma OPYMK sehingga terstigma down, sitgma di tenaga kesehatan dan di puskesmas dan kader desa dan sitgma di masyarakat,” paparnya.

Stigma terhadap penderita kusta sambungnya, menyebabkan diskriminasi, tak hanya mempengaruhi fisik, juga berdampak ke psikologis, sosial, hingga kesejahteraan ekonomi penderita. Kondisi ini menimbulkan hambatan besar untuk perawatan awal penyakit, bahkan menyebabkan munculnya gangguan kejiwaan yang terus menjadi lazim pada pasien kusta.

“Saya berharap, Kabupaten Kuningan akan menjadi percontohan Nasional, sehingga diadopsi menjadi Program Nasional. Terimakasih atas kerjasamanya kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan, para Kepala Desa, dan masyarakat Kuningan,” pungkasnya.(gg)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing