Thu23042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Kesehatan

BNNK Bekali Ibu Hamil Tentang Bahaya Narkoba

Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada ibu hamil

Kuningan Terkini - Pentingnya pencegahan daripada mengobati nyatanya perlu diterapkan dalam menanggulangi bahaya narkoba. Tidak terbatas bagi pelajar, pekerja, maupun masyarakat umum yang mendapat sosialisasi program P4GN, melainkan para ibu hamil juga perlu diberikan informasi.

Oleh karena itu seksi Pencegahan BNNK Kuningan, menggelar kegiatan penyuluhan bagi ibu-ibu hamil dan tenaga kesehatan posyandu. Kegiatan penyuluhan pada ibu hamil ini berlangsung selama tiga kali. Yaitu Posyandu Desa Japara, Posyandu Desa Rajadanu, dan Puskesmas Japar yang semuanya dipandu oleh penyuluh Novy Khusnul Khotimah.

Dalam sesi diskusi, para peserta tertarik mengetahui bagaimana ciri-ciri orang yang sudah menjadi pecandu Narkoba. Para ibu hamil jadi mengetahui, jika pecandu memang bisa dilihat dari tampilan fisik.

“Para pecandu juga cenderung murung dan memiliki kepribadian yang susah ditebak. Apalagi jika sedang kumat, pecandu bisa menjadi agresif seperti melakukan tindakan pembegalan,” ujar Novy, Selasa (21/4/2015).

Selain membahas tentang masalah pencegahan anti narkoba, Novy juga membuka wawasan ibu-ibu hamil tentang program Rehabilitasi 100.000 penyalahguna. Dalam kesempatan ini, ibu-ibu hamil dihimbau untuk mengajak siapapun yang dikenalnya untuk melakukan rehabilitasi bila diketahui kenalannya adalah seorang penyalahguna narkoba.

“Rehabilitasi yang dilakukan oleh IPWL dan BNN tersebut dilaksanakan secara gratis serentak seluruh Indonesia tanpa ditarik biaya sepeserpun,” ungkapnya.

Lebih jauh Novy menjelaskan sosialisasi untuk penyalahgunaan narkoba juga perlu dilakukan sebelum anak lahir yaitu pada ibu hamil agar para calon ibu dapat menjaga anaknya yang akan lahir nanti dari pengaruh dan lingkungan penyalahgunaan narkoba.

“Hal ini sesuai dengan arahan dari BNN Pusat berdasarkan rujukan UNODC atau Organisasi Anti Narkoba Dunia. Dengan strategi baru ini di Kabupaten Kuningan, diharapkan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba akan lebih efektif sehingga prosentase korban penyalahguna dapat lebih di tekan,” pungkasnya. (DHE)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing