• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sun28062026

Last updateWIB3_SatPMWIBE_June+0700RJunPMWIB_0PMthWIB1782569690+07:00SatPMWIBE

Kesehatan

RSUD Linggajati Miliki Instalasi Hemodialisa

Bupati Kuningan saat meinjau instalasi ICU di RSU Kinggarjati.

Kuningan (KaTer) - Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di Kabupaten Kuningan di bidang kesehatan khususnya pada pasien yang membutuhkan menjalani cuci darah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggajati telah memiliki instalasi Hemodialisa dan ruang ICU. Warga Kuningan yang menderita gagal ginjal juga bakal semakin mudah dalam mendapatkan layanan medis.

“Saat ini, RSUD Linggajati telah memiliki instalasi Hemodialisa atau alat cuci darah sebanyak empat unit dan tempat tidur. Rencananya, kita akan tambah jadi tujuh unit dan juga ruang ICU kini sudah tersedia,” kata Direktur RSUD Linggajati, H. Asep Sutiana Hermana, M.MKes kepada KaTer, Rabu (23/7/2014).

Saat ini kata Asep, ada 60 pasien yang rutin menggunakan BPJS, 15 pasien dan yang lainnya masih bersifat umum. “Oleh karena itu, seyogyanya kita dorong karena cuci darah ini biayanya mahal, untuk itu yang 45 orang ini kita dorong menjadi anggota BPJS,” tukasnya.

Lebih jauh Asep menjelaskan, unit hemodialisa ini sudah dilengkapi konsultan Nefrologi pelayanan dengan menugaskan dr Afiatin SpPD-KGH. Bahkan, pihaknya pun telah mengantongi Rekomendasi Pelayanan Dialisis dari Pernefri bernomor 292/Pernefri/Korwil Jabar/VII/2014.

“Instalasi kami juga telah memiliki izin operasional pelayanan hemodialisa dari Dinkes Kuningan bernomor 503/14/180/Jamsarkes. Sehingga hari ini pun sudah bisa dioperasikan kalau ada pasien yang mau cuci darah sekarang,” sebutnya.

Sementara dr H Edi Martono MARS mengatakan, dengan dibukanya pelayanan hemodialisa dan ICU di RSUD Linggajati ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat baik di Kuningan, ataupun dari luar Kuningan. Karena, sebelumnya banyak pasien dari kuningan yang harus cuci darah ke Kota Cirebon.

Ditempat yang sama, Bupati Kuningan Hj Utje Ch Hamid Suganda yang tengah memantau fasilitas Instalasi Hemodialisa dan ruang ICU mengatakan, saat ini penderita penyakit tidak menular terus meningkat. Diantaranya seperti penyakit hipertensi, kencing manis, gagal ginjal, struk, dah jantung.

“Dengan banyaknya pasien yang cuci darah, semoga bisa menjawab permasalahan di RSUD Linggajati yang saat ini sudah bisa melayani kegawat-daruratan dan Instalasi Hemodialisa. Semoga, ini bisa menjawab permasalahan. Karena, semua komponen harus ada untuk melayani pasien cuci darah dengan pelayanan yang prima,” pungkas Bupati Kuningan.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing