Ekonomi
40 Persen Sumber PAD Terancam Hilang
- Details
- Published on Monday, 08 June 2015 16:22
- Hits: 33234
Kuningan Terkini - Statement Kementerian Agraria dan Tata Ruang tentang PBB P2 warga dibawah Rp100 ribu akan dihapuskan dengan alasan mereka masuk kategori masyarakat kurang mampu, membuat PAD Kabupaten Kuningan terancam hilang.
Pasalnya, dari keseluruhan pendapatan daerah, Kuningan akan kehilangan 40% sumber pendapatan. Sebab PBB P2 merupakan sumber pendapatan terbesar di Kuningan.
“Kuningan bisa kehilangan PAD Rp17,5 miliar dari PBB (Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) P2. Atau akan kehilangan 90% dari target PBB P2 Rp19,5 miliar,” kata Kadispenda Dian Rachmat Yanuar, Senin (8/5/2015).
Ancaman kehilangan PAD hingga Rp17,5 miliar dari PBB P2, hasil analisanya berawal dari statement kementrian. Jika ada bupati/walikota tidak melaksanakan hal itu, menteri juga mengancam akan memberikan sangsi.
“Persoalannya, kalau di kota-kota besar PBB P2 dibawah Rp100 ribu sedikit, jadi tidak akan masalah. Tapi kalau di kota-kota kecil seperti Kuningan, 90% PBB P2nya Rp 100 ribu kebawah. Bisa dilihat, tidak semua yang dibawah Rp100 ribu itu, orang miskin. Bagi kami, jelas berat,” ungkapnya.
Dian mengaku sudah berkoordinasi dengan dipenda kabupaten/kota lain. Hasilnya mereka pun sama merasakan keberatan.
“Saya yakin, statement pak menteri berpengaruh. Banyak masyarakat jadi ragu. Buktinya banyak juga tokoh masyarakat telepon ke saya soal itu,” katanya.
Pihaknya akan tetap melaksanakan ketentuan yang ada dengan tetap memungut keseluruhan PBB P2 sebagaimana biasa. Termasuk dibawah Rp100 ribu.
“Ketentuan baru terkait dengan statement menteri belum ada. Mudah-mudahan dapat berjalan sebagaimana biasa,” harapnya. (DHE)




