Sosial
Eks Cabup Pimpin Galang Dana Perantau
- Details
- Published on Monday, 05 March 2018 13:42
- Written by Tatang Azhari
- Hits: 19054
KUNINGAN TERKINI- Bencana alam di Kabupaten Kuningan, tak luput dari perhatian para perantau dalam wadah Perkumpulan Perantau Putra Kuningan (P3K) Se - Jabodetabek. Minggu (04/03/2018), mereka kompak turun ke lokasi pengungsian. Diantaranya di Kecamatan Cibingbin, Ciniru, Cibeureum, Karangkancana, Ciwaru dan Cidahu. “Kami angkut logistic ini, langsung dari Jakarta. Lalu door to door dibagikan ke masyarakat,” ujar Ketua P3K H Kamdan, kepada KaTer.
Ia bersyukur, bantuan dari keluarga besar P3K mengalir deras. Sukarelawan menyisihkan sebagian rejeki untuk kepedulian korban bencana alam banjir dan longsor di tanah kelahiran. “Kami P3K, sangat berduka atas musibah ini. Duka mereka adalah duka kami. Semoga diberikan ketabahan dan kesehatan,” harap mantan Calon Bupati (Cabup) pada Pilbup 2013 lalu itu.
Menurut Kamdan, peran perantau dalam membangun Kuningan sangat terasa. Infomasi adanya musibah langsung menyebar ke keluarga, kerabat dan sahabat di luar kabupaten. Bantuan pun, sontak mengalir dari berbagai pihak. Kemudian ditampung dan di distribusikan P3K ke lokasi. Hadir saat mengunjungi lokasi bencana, H Amin Santono sebagai Dewan Penasihat P3K yang juga Anggota Komisi XI DPR RI dan unsur pengurus P3K Jabodetabek.
Amin memberikan suport moril kepada korban bencana alam banjir dan pergeseran tanah. Ia sangat terpukul dengan musibah ini. “Insya Allah ada hikmah dibalik ini semua. Hari esok harus lebih baik,” ucap H Amin Santono.
Amin menjelaskan, P3K merupakan organisasi wadah perantau di Jabodetabek. Sudah resmi berbadan hokum. Banyak giat social dilakukan. Dalam waktu dekat, bahkan akan memiliki mobil ambulan yang siap membantu masyarakat Kuningan ke rumah sakit, dokter atau puskesmas.
Sekjen P3K, Lili Rojali mengingatkan agar pemda merespon cepat kebutuhan relokasi warga korban bencana. Seperti rencana Huntara bagi para pengungsi. “Sangat prihatin melihat langsung. Selama 6 bulan kedepan tinggal di pos pengungsian. Harus jadi perhatian utama,” kata dia./tat




