• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Tue07072026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_July+0700RJulAMWIB_0AMthWIB1783379216+07:00TueAMWIBE

Pendidikan

Dua Peran Dalam Satu Bidang Pendidikan

Foto ilustrasi

Kuningan Terkini- Menjadi seorang guru ternyata tidak hanya mengajar di bangku formal saja. Kisah ibu Juju seorang guru TK yang merangkap menjadi pengajar les di LPK Roemah Belajar Solution demi memberi pendampingan tambahan kepada siswa.

Ibu Juju telah mengajar di LPK Roemah Belajar Solution selama 5 tahun di kelas pra-TK calistung. Sebelumnya ia juga memiliki pengalaman belajar di kelompok bermain selama 10 tahun.

Ia mengaku bahwa lebih menyukai mengajar anak di usia TK karena sudah terbiasa dan merasa lebih memahami karakter dan dunia anak-anak. Ketertarikannya menjadi pengajar les berawal dari keinginannya mengeksplor kemampuan dan mencoba hal baru.

“Saya ingin mengeksplor kemampuan saya, saya kan pengalaman di sekolah, di kelompok bermain selama 10 tahun, ingin mencoba mengeksplor kemampuan saya apakah bisa juga menjadi guru les.” Ujarnya.

Dalam proses pembelajaran, ia juga menerapkan strategi khusus agar proses pembelajaran terasa nyaman dan menyenangkan. Jika siswa belum siap untuk belajar, maka ia akan melakukan ice breaking terlebih dahulu selama 5-10 menit baru masuk ke pembahasan materi.

Selain itu, ia juga memberikan perhatian pada kondisi emosional siswa. Ketika anak datang ke tempat les tidak bersemangat dan ceria seperti biasanya, ia akan memilih mencari tahu terlebih dahulu apa penyebab anak tersebut tidak bersemangat dengan cara jika anak itu mau bercerita maka ia akan mendengarkan cerita anak tersebut.

“Kita cari tau dulu kenapa dia tidak semangat, biasanya kan memang kalau anak kecil dari rumahnya bagaimana, misalkan dia ada masalah gitu nangis atau apa pasti kebawa ya ke tempat les nya. Kita cari tau dulu masalahnya apa, kenapa dia tidak semangat. Kalau anak mau cerita kita dengerin dulu curhatnya, kenapa tidak semangatnya. Insyaallah kalau sudah enjoy, sudah mau cerita, nanti kita bisa masuk ke materi.” Ungkapnya.

Meski memiliki tanggung jawab yang besar, ibu Juju berharap bisa terus menjalankan kedua perannya dengan baik, dengan waktu mengajar yang fleksibel agar bisa terus menjalankan semua perannya dengan seimbang sebagai guru dan pengajar les.

Dua peran yang dijalani ibu Juju menjadi bukti bahwa pengabdian di dunia Pendidikan bisa dilakukan dengan banyak jalur dan dengan tuj uan yang sama yaitu mengembangkan kemampuan siswa secara optimal. Ia berharap kedepannya dapat terus berkontribusi dalam memajukan LPK Roemah Belajar Solution.(Virga)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing