Politik
Ishak: Organisasi Kemahasiswaan Harus Netral
- Details
- Published on Saturday, 07 June 2014 12:40
- Written by Andry
- Hits: 33092
Kuningan (KaTer) - Ketua Himpunan Mahasiswa Kuningan Indonesia (HMKI), Muhamad Ishak berharap agar seluruh organisasi kemahasiswaan di Kuningan bisa bersikap netral pada pilpres 2014 mendatang. Menurutnya, mahasiswa bisa berdiskusi guna membedah visi misi kedua pasang calon tersebut kemudian mensosialisasikan program itu kepada masyarakat.
“Sebaiknya, seluruh organisasi mahasiswa untuk bersikap hati-hati dalam menghadapi berbagai bentuk tawaran dari partai politik maupun capres dan cawapres. Sebagai lembaga, selayaknya organisasi kemahasiswaan harus bisa bersikap netral dan nonpartisan,” kata Ishak kepada KaTer, Sabtu (7/6/2014).
Dikatakannya, dukung mendukung terhadap salah satu Capres-Cawapres yang dilakukan mahasiswa secara perorangan itu sah-sah saja. Namun, pihaknya sangat menyayangkan apabila terdapat lembaga akademis khususnya kemahasiswaan secara terbuka memberikan dukungan salah satu calon, terlebih dilakukan secara terang-terangan.
“Saya sangat menyayangkan apabila ada lembaga akademis khususnya mahasiswa secara terbuka mendukung salah satu pasangan Capres-Cawapres. Memang itu hak pribadi, tetapi alangkah lebih baiknya kalau mahasiswa bisa berdiskusi guna membedah visi misi kedua pasang calon tersebut kemudian mensosialisasikan program itu kepada masyarakat,” katanya.
Lebih dalam, Ishak menjelaskan bahwa orientasi kemahasiswaan hendaknya tetap pada netralitas yang sangat menjunjung tinggi moralitas akademis. Organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, termasuk juga organisasi kemahasiswaan merupakan elemen sangat penting dan dapat diperhitungkan.
“Untuk itu, kami tidak mengharapkan mahasiswa terlibat terlalu jauh dalam politik praktis. Kami mengharapkan mahasiswa dapat memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Lebih baik berdiskusi bagaimana caranya membangun Indonesia supaya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.(AND)





