Politik
Ribuan Kader PAN Siap Menangkan Chandra
- Details
- Published on Wednesday, 02 April 2014 14:43
- Written by Andry
- Hits: 36503
Kuningan (KaTer) - Pada kampanye putaran terakhir, ribuan kader PAN bersatu dan siap memenangkan Ir H Chandra Tirtawijaya sebagai Caleg DPR RI. Gelora yel-yel ribuan kader PAN dari seluruh dapil yang ada di Kuningan membakar semangat untuk memenangkan Chandra dan Caleg PAN lainnya.
Ribuan kader gabungan dari Caleg Maman Wijaya, Hj Lin Yulyanti SE, Hj Nining Kurnia, Drs Toto Suharto, H Iis Istohari, Rahmat Sahuri dan H Nunung Sanuhri, dan Yudi Moh Rodi SE menggurita disepanjang jalan yang dilalui kampanye terakhir PAN. Dengan membawa sound system berukuran besar, nyanyian lagu PAN delapan dan Ir H Chandra Tirtawijaya, suasana semakin semarak.
Satu persatu para juru kampanye berorasi membakar semangat ribuan massa. Tak jarang dengan diselingi hiburan dangdut, puluhan ribu massa itu pun seolah tak mengenal lelah, meski sudah menempuh jarak konvoi puluhan bahkan ratusan kilometer.
“Kader PAN selalu menjaga amanahnya dengan baik. Tindak tanduknya selalu terjaga sehingga tidak ada seorang pun kader PAN yang terlibat kasus korupsi,” tandas caleg bernomor urut 1 dari PAN, Ir H Chandra Tirtawijaya kepada sejumlah awak media, Selasa (1/4/2014).
Saat ini kata Chandra, elektabilitas PAN terus merangkak naik. Dari hasil survey terbaru, khusus di Jabar X, PAN berhasil masuk tiga besar. Ini semua berkat komitmen dan konsistensi para kader PAN yang ingin berbuat untuk umat, bukan untuk memperkaya diri sendiri.
“Saudaraku, semua para kader dan simpatisan Partai Amanat Nasional, mari kita menangkan partai kita yang bersih dan terbebas dari korupsi. Ingatlah nomor delapan,” kata Chandra Tirtawijaya dihadapan ribuan simpatisan dan kader PAN.
Selain itu kata Chandra, sebagai partai pengusung reformasi, para kader PAN kerap menjunjung tinggi perubahan dan anti KKN. “Semasa duduk sebagai anggota DPR RI, kami terus menggedor kebuntuan penegakkan supremasi hukum terhadap para pelaku korupsi. Seperti kasus Bank Century, kasus SKK Migas dan berbagai kasus yang merugikan Negara serta masyarakat Indonesia,” terangnya.(AND)





