Pendidikan
Kurang Dana, Pembangunan Ponpes Dihentikan
- Details
- Published on Tuesday, 16 December 2014 13:21
- Hits: 38094
Kuningan Terkini - Rencana pembangunan Pondok pesantren (ponpes) Al-Istiqamah yang sebelumnya ditargetkan rampung dalam satu tahun ini, ternyata terhenti ditengah jalan. Proyek yang mulai dikerjakan oleh swasembada masyarakat pada 7 bulan yang lalu, ternyata mengalami hambatan dalam masalah dana.
“Sebenarnya dana yang ditargetkan sebelumnya sudah terpenuhi, namun akhir-akhir ini harga matrial yang diperlukan melonjak naik, akibat terkena dampak implasi kenaikan harga BBM. Akhirnya proyek tersebut terhenti,” kata pengurus Ponpes Al-Isitiqomah, Nurdiansyah kepada Kuningan Terkini, Selasa (16/12/2014).
Selama ini lanjut Dia, dana yang diperoleh panitia pembangunan hanya dari donatur pribadi. Itu pun hasil kerja keras para santri yang mendatangi tokoh-tokoh dan pengusaha-pengusaha lokal dengan bermodalkan proposal. Untuk selanjutnya, panitia berharap pemerintah kabupaten Kuningan lebih respek dan peduli terkait masalah ini.
“Kami tahu Ponpes ini bukan lembaga formal. Namun, kami sangat berharap kepada pemerintah Kuningan agar lebih peduli dan tanggap terhadap masalah ini, apalagi ini masalah dana. Kalau bukan dari pemerintah, ya dari siapa lagi,” ujarnya.
Rencananya, bangunan yang luasnya hampir 120 meter persegi, dengan jumlah 8 ruangan, akan dipergunakan oleh santri putri yang bermukim dan tempat pengajian para santri. Alasannya, karena sampai saat ini jumlah santri selalu bertambah, namun fasilitasnya kurang memadai.
Sementara ini para santri yang dipimpin oleh kiayi Komarudin itu, menempati bangunan yang dulu, walaupun relatif kecil dan sempit. Namun, masih bisa menampung sekitar 100 santri. (BAY)




