• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Tue22092026

Last updateWIB3_TuePMWIBE_September+0700RSepPMWIB_0PMndWIB1790077034+07:00TuePMWIBE

Pemerintahan

Lima Kelompok Terima Bantuan Ekonomi Produktif Masyarakat

Serah Terima Bantuan Ekonomi Produktif Masyarakat.

Kuningan Terkini- Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan pentingnya membangun keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan kelestarian lingkungan di kawasan Gunung Ciremai. Hal tersebut terungkap saat Sosialisasi dan Serah Terima Bantuan Ekonomi Produktif Masyarakat yang digelar Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Selasa (22/9/2026).

“Hutan yang lestari bukan sekadar aset ekologis, tetapi juga dapat menjadi sumber penghidupan masyarakat apabila dikelola secara bijak dan berkelanjutan,” katanya.

Pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan lanjutnya, harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. “Prinsip ekologis dan ekonomi harus berjalan berbarengan. Tidak bisa ekonomi saja kemudian ekologinya hancur. Sebaliknya, ekologis saja juga tidak cukup kalau masyarakatnya tidak sejahtera,” paparnya.

Sementara, Kepala BTNGC Toni Anwar, S.Hut., MT., menjelaskan, TNGC tidak hanya memiliki fungsi ekologis sebagai kawasan konservasi, sumber air, pencegah banjir dan longsor serta habitat satwa liar, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung perekonomian masyarakat sekitar.

“Terdapat 54 desa penyangga kawasan TNGC yang terdiri atas desa-desa di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka. Keberadaan masyarakat desa penyangga merupakan modal penting dalam pengelolaan kawasan konservasi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Berikut 5 kelompok penerima bantuan yang mendapatkan dukungan untuk pengembangan usaha produktif dengan total bantuan sebesar Rp155 juta. Diantaranya, Koperasi Ciremai Green Lambosir sebesar Rp50 juta, Koperasi Karya Putra Mandiri sebesar Rp30 juta, kelompok pembudidaya ikan Desa Sadamantra sebesar Rp25 juta, Kelompok Pertanian Purba sebesar Rp25 juta, serta Koperasi Lamping Kidang sebesar Rp25 juta,(gg)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing