Pemerintahan
Presiden Tanam Pohon Kalpataru di KIC
- Details
- Published on Wednesday, 05 February 2014 09:48
- Written by Andry
- Hits: 60203
Kuningan (KaTer) - Presiden Susilo Bambang Yudhuyono dan Ibu Ani Yudhoyono bersama dengan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, para pejabat tinggi negara beserta Bupati Kuningan, Hj Utje Ch Hamid Suganda dan jajaran SKPD Kuningan, menanam pohon pada kegiatan kunjungan kerja Presiden di Kuningan di kawasan Kuningan Islamic Centre (KIC), Selasa (4/2/2014).
Presiden SBY beserta dengan Ibu Negara Ani Yudhoyono mendapat penghargaan untuk menanam pohon Kalpataru (Ficus religiosa) atau biasa dikenal dengan nama lain Buah Roda yang disaksikan oleh ribuan warga masyarakat Kuningan.
“Tiada hari tanpa menanam serta memelihara pohon untuk pelestarian alam dan lingkungan,” demikian kata Presiden SBY dalam sambutannya dihadapan ribuan warga Kuningan.
Dalam kesempatan itu, Presiden SBY memfokuskan pada ajakan kepada masyarakat Kuningan secara bersama-sama untuk tetap menanam pohon agar bisa dinikmati hasilnya di masa depan.
"Mari menanam, dan memelihara setiap saat bersama-sama dan sebanyak-banyaknya, itu saja. Jangan mengeluh. Jangan salah-menyalahkan, dan jangan hanya bicara," katanya.
Dengan menanam pohon, kata Presiden masa depan anak-cucu Indonesia lebih terjamin. Tak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi dengan banyaknya pohon diharapkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi di tanah air bisa ditekan.
"Kita berjanji dalam hati, kita bertekad, kita berikhtiar melakukan sesuatu dengan bekerja nyata agar bumi ini makin baik, dan anak cucu kita selamat dari berbagai bencana," kata Presiden.
Kalau Indonesia rindang lanjut Presiden, bumi pertiwi akan selamat dari mara bencana yang tidak diinginkan. Dengan gerakan penanaman pohon, tak lain adalah demi masa depan bangsa yang lebih baik.
“Terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh elemen masyarakat atas kepedulian, perhatian, kecintaan terhadap alam, lingkungan, dan tanah air yang sama-sama bertujuan untuk menyelamatkan bumi kita semua,” pungkasnya.(AND)






