Pemerintahan
Pemkab Kurang Perhatikan Penderita HIV?
- Details
- Published on Monday, 21 July 2014 18:25
- Written by Ade
- Hits: 39449
Kuningan (KaTer) - Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kuningan, meminta agar Pemkab Kuningan dapat memperhatikan para penderita HIV/AIDS di Kuningan. Pasalnya, sampai saat ini pemkab kurang memperhatikan para penderita HIV/AIDS. Bahkan untuk dana penanggulangan yang selama ini dilakukan oleh KPA, hanya berasal dari pihak eksternal atau diluar pemerintah daerah.
“Hingga saat ini, Kabupaten Kuningan belum memiliki Perda tentang penanggulangan HIV/AIDS. Atas dasar itu, kami meminta kepada pemkab dan DPRD agar dapat menginisiatori pembuatan Perda tersebut,” pelaksana KPA, Asep Susan Sonjaya, Senin (21/7/2014).
Diterangkan oleh Asep, untuk di wilayah III Cirebon, kepedulian Pemkab dan Pemkot terhadap penanggulangan HIV/AIDS sudah ditunjukan dengan terbitnya perda. Sedangkan Kuningan, hingga saat ini belum ada gagasan untuk menerbitkan perda tersebut.
“Kalau secara informal jujur saja kami dari pihak KPA sudah beberapa kali berbincang-bincang dan ketemu Kang Rana (ketua DPRD Kuningan,red), untuk membahas tentang masalah pembuatan perda. Katanya sih akan ditindak lanjuti,” tutur Asep.
Meski hingga saat ini belum ada kabar kembali ikhwal rencana pembuatan perda tersebut, hal itu tidak membuat Asep patah semangat. Bahkan ia berfikir positif belum ada progres dari DPRD terkait masalah rencana pembuatan perda, dikarenakan para politisi di DPRD tengah sibuk dengan urusan pemilu.
“Jadi kalau ada Perda, minimalnya akan ada anggaran untuk penanggulangan HIV/AIDS yang bersumber dari APBD. Karena proses pembiayaan untuk penderita jujur saja itu cukup mahal, karena untuk membeli ARV (Antisipasi Resoult Virus) itu cukup mahal,”katanya.
Dari data yang diperoleh, penderita HIV/AIDS di Kuningan setiap tahunnya terus bertambah. Jika pada 2013 tercatat ada 43 orang yang terjangkit, pada 2014 bertambah menjadi 66 orang yang terkena virus tersebut. (DHE)






