Pemerintahan
Ribuan Warga Lereng Ciremai Luruk Pemkab
- Details
- Published on Wednesday, 07 May 2014 14:29
- Written by Ade Nunu Nugraha
- Hits: 46961
Kuningan (KaTer) - Ribuan warga masyarakat lereng gunung ciremai yang tergabung dalam Gerakan Massa Pejuang Untuk Rakyat (GEMPUR) meluruk kantor Bupati Kuningan, Rabu (7/5/2014). Mereka melakukan aksi unjuk rasa penolakan proyek tambang geothermal oleh PT Chevron.
Namun, mereka tidak berhasil menemui Bupati Hj Utje Ch Suganda dan Wakil Bupati H Acep Purnama karena sedang tidak ada ditempat. Ketidak hadiran Bupati dan wakil Bupati Kuningan tidak menyurutkan massa aksi untuk menyuarakan aspirasinya. Koordinator GEMPUR Zakiyal Fuad mengatakan, kedatangan masyarakat ke pendopo untuk meminta kejelasan sikap dari Pemda Kuningan terkait proyek geothermal.
“Kita ingin mengetahui sikap pemda Kuningan. Apakah mereka menolak atau setuju. Dan kami meminta kepada Bupati untuk secepatnya menentukan sikap dalam bentuk tertulis. Seperti jajaran legislatif yang sudah menyatakan penolakan dalam bentuk tertulis,” kata Zaki.
Zaki mengungkapkan, pihaknya berharap agar Pemda Kuningan bisa sejalan dengan masyarakat yakni menolak proyek tambang geothermal yang dapat merugikan masyarakat Kuningan. Jika pemda setuju dengan proyek geothermal, maka Pemda Kuningan adalah pemerintah yang pro asing alias pemerintah chevron, bukan pemerintahan masyarakat.
“Kita minta secepatnya memberikan keputusan. Jika tidak, kami akan turun dengan massa yang lebih banyak lagi,” ancamnya. (DHE)






