Fri17042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Pemerintahan

PAD Kuningan 2014, Ditarget Rp 142 Miliar

Kadispenda, Dr Dianj Rachmat Yanuar MSi.

Kuningan (KaTer) - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuningan tahun 2014 ditargetkan sebesar Rp 142 miliar. Jumlah target PAD tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 120 miliar.Demikian disampaikan Kadispenda Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar Msi kepada KaTer, Rabu (12/3/2014).

”Tahun 2014, saya merintis APBD hingga Rp1,44 triliun dan PAD hingga Rp142 miliar. Jadi ada kenaikan signifikan PAD hingga Rp20 miliar,” kata Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar M.Si menjelaskan.

Kenaikan PAD ini kata Dian sangat fantastis. Sebab, sulit sekali di Kuningan mencari sumber-sumber pajak. Apalagi DPRD sudah meminta tahun 2016, PAD harus Rp200 miliar. Meski demikian, berbagai upaya tengah ditempuh. Baik melalui ekstensifikasi dengan mencari sumber pendapatan baru, atau intensifikasi dengan memaksimalkan sumber pajak yang sudah ada disamping melakukan penyesuaian target hingga penegakan hukum yang berkelanjutan.

“Sektor pajak yang saat ini akan digenjot, salah satunya melalui optimalisasi pajak katering. Saya berharap, pajak ketering di SKPD dan UPTD pendidikan ditindaklanjuti secara konsekuen. Mohon kerjasama baiknya, mengingat kesadaran pajak catering sejauh ini masih rendah,” katanya.

Dengan meningkatnya PAD dan sedikitnya dana perimbangan sambung Dian, maka akan mencerminkan kemandirian daerah. Karena, semakin besar dana perimbangan dari pusat, baik DAU, DAK maupun bagi hasil, maka semakin mencerminkan ketidakmampuan daerah untuk mandiri.

“Ternyata, kemandirian daerah lebih difokus cerminkan pada proporsi dan rasio sumber pendapatan. Dilihat dari tahun 2013, APBD kita mencapai Rp1,2 triliun dan PAD Rp120 miliar atau hanya 7 persen dari APBD. Idealnya kan 15 persen. Jadi masih ada gave tinggi untuk kita mencapai kemandirian, karena memang sumber pendapatan kita masih terbatas,” pungkasnya. (DHE)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing