Parlementaria
Ganti Rugi Situ Cariang Belum Jelas
- Details
- Published on Thursday, 14 January 2016 16:47
- Written by Andry
- Hits: 21227
Kuningan Terkini - Ganti rugi dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terhadap lahan warga seluas kurang lebih 2 Hektar, yang digunakan untuk pembangunan Cekdam atau sekarang menjadi Situ Cariang di Desa Cibingbin Kecamatan Cibingbin Kuningan, hingga saat ini belum jelas. Terlebih, ketidakjelasan ganti rugi lahan warga itu sudah berlangsung cukup lama dan membuat warga semakin cemas.
Menurut Ketua Komisi III DPRD, H Ujang Kosasih kepada awak media, Kamis (14/1/2016), usai kunjungan lapangan di wilayah Cibingbinm, kunjungan ke lapangan ini merupakan langkah dalam menindaklanjuti aspirasi dari Warga Cibingbin, yang dulu tanahnya digunakan untuk pembangunan Cekdam atau sekarang berubah menjadi Situ Cariang.
“Ada beberapa warga masyarakat yang tanahnya dipakai, dan itu belum mendapat kejelasan terkait dengan ganti rugi yang diberikan oleh pihak BBWS. Aspirasi ini sudah lama masuk ke kita, dan hari ini kami melihat secara langsung lokasi Cekdam atau Situ tersebut,” tandasnya.
Dikatakan, tanah warga seluas kurang lebih 2 hektar yang menjadi daerah Cekdam atau Situ Cariang yang sudah tidak difungsikan lagi oleh pemilik tanah bersangkutan, sampai saat ini belum mendapatkan perhatian serius dari pihak BBWS.
“Nah, kami berencana kedepan akan mengundang pihak terkait seperti BBWS, SDAP, pemerintah desa dan pemerintah kecamatan Cibingbin, serta warga masyarakat yang mengadukan soal itu. Kita akan undang agar segera tuntas persoalan dan mendapatkan penyelesaian akhir,” ujarnya.
Tak hanya meninjau lokasi pembangunan Cekdam atau Situ Cariang di Cibingbin, Komisi III DPRD juga melakukan monitoring terkait pembangunan Bendungan atau Waduk Kuningan yang berada di Wilayah Cibeureum Kuningan.
“Kita melihat secara fisik pekerjaan yang sedang dan telah dilaksanakan disana. Dari penjelasan yang kami terima dari salah seorang pegawai proyek yakni Pak Ilham, katanya proyek pembangunan bendungan Kuningan itu baru mencapai 25 persen,” katanya.
Saat meninjau ke lokasi lanjut Ujang, Komisi III DPRD tidak bisa menemui langsung pihak BBWS di lokasi pembangunan Waduk Kuningan. Untuk itu, pihaknya berencana akan memanggil BBWS untuk memberikan penjelasan secara detail, sejauh mana proyek pembangunan Waduk Kuningan yang saat ini masih berlangsung.
“Kita ingin penjelasan langsung dari BBWA secara detail soal proyek pembangunan Waduk Kuningan,” pungkasnya.(AND)






