Parlementaria
Rolling AKD, Jangan Bicara Bagi-Bagi ‘Kue’
- Details
- Published on Friday, 11 December 2015 19:27
- Hits: 93838
Kuningan Terkini - Semakin terang benderangnya isu perombakan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di tubuh DPRD Kuningan, membuat politisi sekaligus Ketua Partai Gerindra Kuningan, H Dede Ismail angkat bicara.
Dede menekankan bahwa adanya rolling AKD jangan hanya berbicara soal bagi-bagi ‘kue’ untuk porsi masing-masing partai, namun lebih kepada kepentingan rakyat.
“Saya kira jangan hanya berbicara soal pembagian kue. Akan tetapi, berbicara kredibilitas lembaga DPRD dan menciptakan kondusifitas, untuk kepentingan masyarakat yang harus lebih diutamakan,” ucap Ketua Fraksi Gerindra Persatuan, H Dede Ismail saat ditemui awak media di lobi DPRD, Jumat (11/12/2015), usai mengikuti pertemuan dengan sejumlah pimpinan partai di ruang Ketua DPRD Kuningan.
Menurutnya, rolling komisi dalam perombakan AKD itu merupakan salah satu langkah untuk memberikan kesempatan kepada semua wakil rakyat di luar pimpinan DPRD, agar bisa berekspresi dan mengembangkan kreatifitas kemampuannya.
Hal itu justru bisa memberikan pembelajaran kepada anggota dewan, bagaimana cara berpikir dan mengembangkan nalar intelektual dalam menciptakan pemerintahan yang baik.
“Kalau misal rolling komisi ini hanya dua tahun sekali atau bahkan tiga tahun sekali, nantinya yang masuk di Komisi II terus, tidak akan pernah tahu pembelajaran di Komisi III. Oleh sebab itu, rolling komisi ini sangat diperlukan,” tandasnya.
Karena jika membatasi terlalu lama kata Dede, ia merasa kasihan kepada anggota dewan lain yang belum pernah berada di komisi yang berbeda baik di Komisi I, II , III dan IV.
“Kalau kita bicara korban dan tidak korban, semua kembali ke pimpinan parpol atau pimpinan fraksi dalam seni peran dan lobi,” ujarnya.
Tak jauh berbeda seperti yang diungkapkan Dede Ismail. Ketua Fraksi PKB, H Ujang Kosasih juga mengatakan, perombakan AKD ini merupakan kesepemahaman di gedung dewan terkait rolling komisi itu. Terkait adanya partai yang bakal menjadi korban atau dikorbankan, pihaknya membantah hal tersebut.
“Siapa yang didepak, siapa yang diakomodir atau siapa yang tidak diakomodir itu tidak ada. Tidak ada istilah seperti itu, justru ini adalah penyamaan persepsi penyamaan kesepemahaman dalam rangka membentuk AKD di DPRD Kuningan,” pungkasnya. (AND)







Comments
through anything like that before. So great to find somebody
with original thoughts on this issue. Really..
many thanks for starting this up. This web site is one thing that's needed on the internet, someone with some originality!
Very useful info specifically the ultimate section :) I take
care of such info a lot. I used to be looking
for this particular info for a long time.
Thank you and best of luck.
Feel free to surf to my website ... obat foredi gel: http://goo.gl/UoRjYc
you are looking for a date, romance or friendship.
I hope these fun facts help to enlighten you about
online dating. Then your expectations are dashed on the rocks when you meet the misrepresented or worse.
toda vagina é lotada de bactérias quem falar que a dela é limpinha é mentirosa.
un porno gentle, donde el hombre ni siquiera se desnuda.
RSS feed for comments to this post