Parlementaria
Pasca Paripurna, Raperda HIV AIDS Dibahas
- Details
- Published on Thursday, 04 June 2015 22:07
- Written by Andry
- Hits: 22467
Kuningan Terkini - Satu dari delapan Raperda usulan pemerintah daerah, Raperda tentang Penanggulangan HIV AIDS menjadi bahasan awal yang dilakukan para wakil rakyat di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan. Pasca rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan yang digelar baru-baru ini, akhirnya melalui Pansus I DPRD Kuningan yang diketuai Apang Sujaman, langsung melakukan pembahasan dengan pihak-pihak terkait di gedung DPRD setempat, Kamis (4/6/2015).
“Kami mengundang stakeholder yang ada, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Bagian Kesra Setda Pemkab Kuningan, PMI, Disparbud, KPA serta ada pula LSM Rampak Polah. Kita mencoba ingin lebih mendalami substansi Raperda tentang Penanggulangan HIV AIDS ini,” ucap Ketua Pansus I DPRD Kuningan, Apang Sujaman ketika ditemui KaTer usai rapat.
Pihaknya juga mendukung sepenuhnya bahwa, perda Penanggulangan HIV AIDS ini segera tuntas, tentunya dengan berkualitas. Jadi, tidak hanya sekedar tuntas-tuntas saja, kualitasnya pun harus ada dan bisa dijadikan pedoman bagi masyarakat Kuningan.
“Ini diharapkan sebagai wujud dan upaya penanggulangan dan pencegahan HIV AIDS di Kuningan, khususnya bagi kalangan generasi muda. Semoga bisa menjadi acuan dalam pencegahan HIV AIDS, yang saat ini regulasinya kian mendesak dan semoga bisa segera selesai,” harapnya.
Dari informasi yang diperoleh saat rapat, pihaknya prihatin dengan kasus HIV AIDS yang saat ini melanda di Kabupaten Kuningan. Dari jumlah sendiri, ternyata Jawa Barat itu merupakan ranking ke empat terbanyak kasus HIV AIDS se-Indonesia.
“Informasi yang kita dapat katanya ada sekitar 100 lebih kasus HIV AIDS di Kuningan. Ini sudah sangat memprihatinkan,” tandasnya.
Dirinya juga mengapresiasi kepada seluruh stakeholder yang ada, sebab sebelum Perda ini lahir para stakeholder sudah berupaya untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan penyebaran HIV AIDS di Kuningan. “Mereka juga sering melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat tentang penanggulangan dan pencegahan HIV AIDS,”pungkasnya.(AND)






