Sat02052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Parlementaria

Komisi II Serius Tuntaskan Talaga Nilem

Dede Ismail

Kuningan Terkini - Keseriusan Komisi II DPRD Kuningan dalam menangani kisruh Telaga Nilem yang hingga kini terkesan mengambang, nampaknya terus diperjuangkan. Sebab, rombongon komisi yang dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD, H Dede Ismail SIP sekaligus sebagai Ketua Fraksi Gerindra Persatuan itu kembali meninjau lokasi Talaga Nilem di Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan.

“Tinjauan Komisi II ke lokasi sumber mata air tersebut bertujuan untuk memfasilitasi persoalan Talaga Nilem, yang hingga saat ini masih belum jelas alias masih menggantung. Kami telah menyarankan agar perjanjian pihak terkait disana ditinjau ulang demi penyelamatan aset,” tegas Ketua Komisi II DPRD Kuningan, H Dede Ismail usai meninjau lokasi Telaga Nilem kepada KaTer di ruang lobi DPRD setempat, Selasa (14/4/2015).

Dikatakan, karena perubahan regulasi dimana sumber mata air itu termasuk wilayah TNGC, serta perizinan berupa IUPA berada ditangan kementerian kehutanan. Maka, perjanjian antara Kompepar Talaga Remis dengan Pemdes Kaduela atas dasar Perdes dianggap batal demi hukum.

“Hasil dari kunjungan itu, pihak pemerintah Desa Kaduela berharap agar dilakukan penertiban jalur pipa yang digunakan para pelaku usaha selaku pengelola air Talaga Nilem, termasuk didalamnya CV TNS (Talaga Nilem Sakti),” sebutnya.

Menurutnya, para pengguna air tersebut harus segera mendapatkan IUPA. Apalagi, kedepan pengelolaan air Talaga Nilem akan dilakukan oleh PDAM Tirta Kamuning Kuningan.

“Ini dilakukan agar kontribusi PAD nya jelas dan penertiban sumber mata air lebih terarah, baik yang digunakan oleh PDAM Cirebon maupun para pelaku usaha. Ini langkah positif yang dilakukan Pemkab Kuningan,” tandasnya.

Selain peninjauan langsung ke lokasi Telaga Nilem, Komisi II juga melanjutkan peninjauan ke mata air Cipujangga di Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan. Disana terdapat juga pipa-pipa yang digunakan oleh masyarakat Cirebon dan harus segera dilakukan penertiban.

“Pada sumber mata air itu pun perlu ada penertiban. Nanti, kita akan tinjau semua titik mata air yang ada. Sehingga nanti pengelolaannya harus jelas dan ditangani oleh ahlinya, yakni PDAM Kuningan,” pintanya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing