Sat02052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Parlementaria

Karyani Tolak Bentuk Pansus Telaga Nilem

Anggota Komisi II DPRD Kuningan, Karyani

Kuningan Terkini - Anggota Komisi II DPRD Kuningan, H Karyani menyatakan menolak adanya pembentukan pansus dalam penyelesaian kisruh pipanisasi Telaga Nilem di Desa Kaduela Pasawahan Kuningan. Menurutnya,masalah ini sudah jelas, sehingga tidak perlu dipansuskan.

“Saya menolak Telaga Nilem dipansuskan. Ini masalahnya sudah jelas kok, ngapain dipansuskan. Sekarang Komisi II yang menangani, tinggal bagaimana kerjanya,” ucap anggota Komisi II DPRD Kuningan, H Karyani, Senin (30/3/2015).

Dikatakan, dalam melakukan penyelesaian Telaga Nilem, pihak terkait harus sama-sama satu persepsi. Apabila memang harus diambil alih oleh pihak eksekutif, politisi asal PDI Perjuangan ini juga setuju agar langkah penyelesaiannya bisa segera tuntas.

“Namun, saya sebagai anggota komisi menunggu sikap ketua komisi saja, harus bagaimana. Betul memang masalah Telaga Nilem terombang-ambing, kata dan perbuatan tidak menyatu. Ya di eksekutif dan legislatif,” katanya.

Akan tetapi lanjut Karyani, jangan sampai hal ini membawa persepsi masing-masing sehingga persoalan yang sebetulnya sudah jelas malah menjadi bias. Oleh sebab itu, pihak eksekutif nantinya harus bersikap bijak dan bisa menentukan atau menunjuk siapa yang layak mengelola potensi air di Telaga Nilem.

“Memang, ini harus diambil alih pihak eksekutif, nanti eksekutiflah yang menentukan. Saya sepakat jika yang mengelola air Telaga Nilem itu oleh PDAM bukan PDAU. Pokoknya, kalau bisa nanti Telaga Nilem dikelola oleh PDAM karena sudah bidangnya dalam masalah pengelolaan air. Presentasinya juga sudah terbukti, tangguh dan teruji di bawah kepemimpinan Deni Erlanda,” ujarnya.

Secara garis besar, dirinya secara pribadi berpendirian tetap menolak adanya wacana Telaga Nilem dipansuskan. Karena, hal tersebut sudah sangat jelas dan tinggal menunggu sikap eksekutif seperti apa, serta kedepan siapa yang bakal mengelola sumber mata air yang berpotensi besar bagi pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kuningan.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing