Sat02052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Parlementaria

Kisruh Telaga Nilem Harus Diselesaikan

Saw Sutresna

Kuningan Terkini - Polemik Telaga Nilem di Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kuningan yang masih dibahas oleh Komisi II DPRD Kuningan, nampaknya membuat salah satu anggota Komisi II, Saw Tresna Septiani angkat bicara. Menurutnya, polemik Telaga Nilem harus segera diselesaikan.

“Saya secara pribadi berpendapat, bagaimanapun penyelesaiannya harus yang terbaik. Mau diselesaikan secara apapun hasilnya harus yang terbaik,” kata Saw Tresna, politisi asal Partai Golkar saat ditemui KaTer di gedung wakil rakyat setempat, Selasa (24/3/2015).

Dirinya juga mengapresiasi terkait turunnya penegak hukum seperti kepolisian yang melakukan penyelidikan, dan juga mendukung terhadap langkah para penegak hukum tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi langkah penegak hukum, selagi memang disana ditemukan pelanggaran yang mengarah kepada unsur pidana,” terangnya.

Potensi air di Telaga Nilem menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ketua Fraksi Golkar itu. Sebab adanya sumber daya mata air yang melimpah, dinilainya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat, khususnya bagi peningkatan PAD pemerintah daerah.

“Sebagai warga Kuningan, kita harus bangga mempunyai sumber daya air Telaga Nilem. Kebanggaan tersebut jangan menjadi hal yang negatif, justru harus menjadi hal yang positif. Ini harus menjadi potensi PAD, makanya dengan munculnya persoalan ini berarti ada sesuatu hal yang tidak terselesaikan dengan benar,” bebernya.

Pihaknya juga berkeinginan, agar sumber daya mata air Telaga Nilem yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan itu tidak hilang, apalagi sampai menambah daftar hilangnya beberapa sumber mata air yang ada di wilayah Jawa Barat.

“Jangan sampai, Kabupaten Kuningan menambah jumlah kehilangan air. Jadi, yang harus digarisbawahi bahwa sumber daya alamnya itu yang harus benar-benar dijaga. Sebab, berdasarkan informasi yang saya diperoleh dari media, saat ini di Jawa Barat sudah kehilangan sebanyak 55 ribu sumber mata air,” tegasnya.

Lebih jauh, dirinya juga menyampaika bahwa Telaga Nilem merupakan salah satu kawasan yang masuk dalam wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), yang merupakan ranah Komisi II DPRD Kuningan.

“Dalam rapat sendiri beberapa waktu lalu, kita telah menyepakati bahwa permasalahan Telaga Nilem ini diselesaikan oleh Komisi II dengan pertimbangan-pertimbangan. Pertimbangannya karena ini memang ranahnya Komisi II. Kemudian, sesuai dengan regulasi ternyata Telaga Nilem ini ada dalam ranahnya TNGC sekaligus mitra kerja Komisi II,” pungkasnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing