Sat02052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Parlementaria

Anggota Dewan Bahas Hasil Reses

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kuningan berdiskusi    seputar hasil reses yang sudah dilakukan di masing-masing Daerah  Pemilihan   anggota dewan

Kuningan Terkini - Pasca reses, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kuningan sempat melakukan diskusi ringan terkait beberapa temuan hasil resesnya saat bertemu dengan para konsituen di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan. Tak terkecuali salah seorang anggota dewan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil III, Masuri SPd yang membicarakan soal keluhan warga akibat luapan sungai Cisanggarung saat musim hujan.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi warga yang berada tepat di sekitaran bantaran sungai Cisanggarung. Sebab, saat musim penghujan tiba luapan sungai selalu menggerus permukaan tanah yang berada di bibir sungai, sehingga hal tersebut mengancam keselamatan warga setempat,” kata anggota DPRD Kuningan termuda kepada Kuningan Terkini, Rabu (10/2/2015).

Selain keselamatan warga kata Mashuri, luapan air sungai selalu menggerus bagian permukaan tepi sungai, sehingga puluhan hektar sawah bahkan beberapa rumah warga dan mushola terancam terkena imbas luapan air sungai Cisanggarung. Hingga saat ini, kondisi tersebut belum mendapatkan perhatian khusus yang memadai. Hanya sebatas penanggulangan sementara, itupun didapatkan dari swadaya masyarakat untuk membangun tembok penahan tebing atau sejenisnya.

"Untuk itu, warga meminta kepada pemerintah agar ada penanggulangan secara permanen sehingga luapan air sungai saat terjadi hujan tidak berdampak pada kerugian masyarakat yang lebih besar. Gerusan air yang besar juga kerap mengikis permukaan tanah, jika terjadi secara terus menerus bisa menghayutkan tempat tinggal warga, mushola dan bisa membanjiri puluhan hektar sawah warga,” bebernya.

Penanggulangan itu kata anggota dewan yang kerap disapa Gonjes ini, bisa dilakukan dengan cara pengerukan dasar sungai, dibangun pemecah arus supaya aliran arus sungai saat besar bisa satu arah dan tidak berkelok-kelok serta tembok penahan tebing. Namun diakui politisi muda ini, biaya untuk penanggulangan permanen tersebut bisa menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Sama halnya dengan Masuri, politisi Partai Gerindra H Dede Ismail juga mengungkapkan perihal reses yang dilakukan bersama para konsituennya. Sebagai anggota dewan, dirinya memiliki tugas yakni menyerap aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan peningkatan pembangunan wilayah juga kesejahteraan masyarakat serta IPM.

“Melalui kegiatan reses, kami selaku anggota dewan yang notabenenya adalah wakil rakyat akan memperjuangkan kebutuhan juga keinginan masyarakat banyak yang berkaitan dengan pembangunan infrastuktur, perekonomian rakyat dan lain-lain yang berkaitan demi kesejahteraan masyarakat. Sehingga bentuk kesejahteraan dalam kehidupan dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Dede yang juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra Persatuan.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing