Parlementaria
Zul: Pansus Harus Akomodir Semua Fraksi
- Details
- Published on Tuesday, 21 October 2014 16:45
- Written by Andry
- Hits: 23328
Kuningan Terkini - Pembahasan tata tertib oleh sejumlah anggota yang tergabung dalam Pansus Tatib DPRD Kuningan hingga saat ini belum mencapai final. Anggota Fraksi PDI Perjuangan Nuzul Rachdy SE berharap, dalam perjalananya pansus tatib dewan bisa sejalan dengan fraksinya yakni mengedepankan prinsip ramping struktur kaya fungsi.
“Kalau kami dari PDI Perjuangan inginnya ramping struktur namun kaya fungsi. Sebisa mungkin struktur alat kelengkapan dewan ini harus dirampingkan, tentunya harus mengakomodir semua fraksi,” ucap Zul sapaan akrabnya kepada KaTer, Selasa (21/10/2014).
Dasar yang dikemukakan Fraksi PDI Perjuangan dalam pansus tersebut kata Zul, selain mengenai urgensi alat kelengkapan dewan, yang paling utama yakni semangat ramping struktur kaya fungsi yang harus dijadikan pertimbangan.
“Jadi, pertimbangannya itu jangan bicara pada tataran kalau banyak alat kelengkapan dewan itu maka anggota semua kebagian. Pembahasan tatib saat ini juga harus dilakukan secara komprehensif agar lima tahun kedepan, anggota dewan bisa aman dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” ungkap Zul.
Saat ini sambung Zul, Pansus Tatib sedang membahas berbagai varian tentang jumlah komposisi alat kelengkapan dewan. Misalnya, tahun sebelumnya alat kelengkapan dewan antara lain Panitia Khusus sebanyak 13 orang, Badan Legislasi 12 orang. Lalu, apakah penetapannya akan sama seperti tahun lalu atau berubah karena menyesuaikan dengan jumlah fraksi yang ada.
“Pembagian juga harus proporsional. Makanya, fraksi itu harus benar-benar menghitung idealnya berapa. Banggar berapa, Banmus berapa, Pansus harus berapa. Kalau Badan Kehormatan (BK) jelas itu harus 5 orang karena sudah ketentuan PP yang mengaturnya,” pungkasnya.(AND)




