Kesehatan
Anggota Dewan Dukung LSM Anti Narkoba
- Details
- Published on Wednesday, 25 February 2015 17:20
- Written by Ade
- Hits: 29235
Kuningan Terkini - Usai meninjau balai pascarehabilitasi narkoba di Rumah Dampingan Tenjolaut pada tanggal 21 Januari 2015, Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan melakukan kunjungan kerja ke Yayasan Ciptawening, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pemulihan pecandu narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya, di Desa Subang, Kecamatan Subang, Kuningan Selasa (24/2).
Didampingi Kepala BNN Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen, S.STP, M.Si, yayasan yang diketuai oleh Mukdiana, S.Sos atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Kiai Iyan ini menyambut kunjungan tersebut dan mengapresiasi perhatian dari wakil rakyat terhadap kondisi mereka.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kuningan, Drs. H. Momon Suherman mengatakan, permasalahan narkoba sudah menjadi hal serius karena menelan banyak korban, serta banyak membawa kerugian bagi bangsa. Oleh sebab itu, penanggulangannya wajib dilakukan oleh banyak pihak, baik pemerintah, maupun kalangan masyarakat.
“Atas dasar peran serta tersebut, pemerintah wajib mendukung kelompok masyarakat yang memiliki niat untuk berperan aktif dalam menyelamatkan generasi muda bangsa dari jeratan narkoba,” katanya.
Menurut Ketua Yayasan Ciptawening, Mukdiana, yayasan yang dipimpinnya tersebut memiliki visi untuk membantu masyarakat yang mengalami permasalahan hidup dan terlanjur terjerumus ke dalam lembah hitam obat-obatan terlarang. Pihaknya mengklaim tidak memandang klien dari status sosial tertentu. Siapapun bisa datang dan berkonsultasi atas permasalahan yang dideritanya untuk kemudian dicari jalan keluar terbaik.
“Kami menerima pasien dari beragam kalangan mulai dari pejabat hingga rakyat kecil. Kami tidak membatasi status sosial tertentu yang ingin berkonsultasi ke yayasan (Yayasan Ciptawening-red),” ujar pria yang mengantongi sertifikat sebagai herbalis (ahli pengobatan herbal) ini menjelaskan.
Metode dan kegiatan yang diterapkan kata Mukdiana, diantaranya, konseling, motivasi, peningkatan spiritual lewat dzikir dan ibadah, serta pemberdayaan melalui pelatihan-pelatihan vokasional. Contohnya, pelatihan bekam dan pijat refleksi. Sementara dalam mengobati pasiennya, yayasan ini menggunakan ramuan herbal yang memiliki efek analgesik dan sedatif dengan memperhatikan kontraindikasi dan disesuaikan dengan keluhan yang dirasakan klien.
“Selama hampir 13 tahun mengelola yayasan, Kami bersama rekan-rekan penjangkau yang bertugas mencari pasien yang mengalami keterlibatan narkoba tak luput dari hambatan-hambatan,” ujarnya.
Hambatan tersebut sambung Mukdiana, diantaranya adalah minimnya fasilitasi transportasi yang mereka miliki, sehingga acapkali mereka harus berpayah-payahan mengendarai sepeda motor menembus gelap dan dinginnya udara malam hari melewati jalan bebatuan dan kerikil di Subang menuju Kota Kuningan atau bahkan berlanjut menjangkau sampai ke luar kota.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan dari fraksi PAN H. Iis Istohari, SE mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian kepada Lembaga Swadaya Masyarakat, semacam Yayasan Ciptawening ini yang membantu menciptakan masyarakat Kabupaten Kuningan yang bersih dari penyalahgunaan dan ketergantungan narkoba.
“Yayasan ini dapat dikatakan sebagai aset berharga bagi pemerintah daerah Kab. Kuningan sehingga wajib dijaga eksistensinya dan mendapatkan perhatian,” terangnya.(DHE)




