Hukum
Kematian Mahasiswa IAIN Masih Misterius
- Details
- Published on Friday, 14 February 2014 18:10
- Written by Andry
- Hits: 36234
Kuningan (KaTer) - Kematian Abdul Kodir Jaelani, mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syech Nurjati Cirebon saat mengikuti pendidikan latihan dasar (Diklatsar) Mahasiswa Pecinta Kelestarian alam masih misterius. Hingga hari ini, Jum’at (14/2/2014), bulan februari lalu meninggal dunia saat setelah mengikuti pendidikan latihan dasar, Polres Kuningan masih menunggu hasil outopsi dari Polda Jawa Barat.
"Hasil aoutopsinya belum turun, jadi kami belum bisa memberikan penjelasan meninggalnya mahasiswa IAIN Cirebon ini," ujar Kapolres Kuningan Ajun Komisaris Besar Harri Kurniawan melalui Wakil Kepala Polres Komisaris Rizal Maritho, Jumat (14/2/2014).
Wakapolres Rizal mengatakan, pihaknya siap mengungkap misteri kematian Abdul, apakah kematiannya akibat kekerasan senior, sakit biasa atau kecelakaan. "Semua masih mungkin, tapi kami tidak mau gegabah, yang jadi patokan tetap hasil outopsi," katanya.
Sambil menunggu hasil aoutopsi kata Rizal, polisi sudah memanggil dua orang saksi dari warga Cisantana yang diisukan melihat kejadian meninggalnya Abdul saat setelah pelatihan di Cisantana. "Kami sudah memeriksa 18 orang saksi, termasuk warga setempat. Tapi, setelah diperiksa mereka mengatakan tidak tahu. Ini kan yang bikin sulit, karena belum ada saksi yang benar-benar melihat pasti terjadinya kejadian itu, dan bisa membenarkan jika memang terjadi," ujar Rizal.
Dugaan kematian Abdul sambung Rizal, bukan akibat penganiyaan, karena dari hasil pemeriksaan belum ada satu saksi pun yang mengarah kesana. Termasuk ketika jenazah di autopsi tidak menemukan kejanggalan. "Ketika saksi yang memandikan jenazah Abdul ditanya kebenaran adanya bagian tubuh korban yang lebam, dia malah bilang tidak tau, karena lampunya remang-remang, ini kan tidak jelas," ungkapnya.
Untuk itu terang Rizal, pihaknya minta kepada semua pihak agar bersabar. Pihaknya masih mnenelusuri penyebab kematian kematian Abdul Kodir Jaelani. "Pokoknya, kami janji akan mengumumkan hasil aoutopsinya jika sudah turun,” pungkasnya.(AND)




