Sat18042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Ekonomi

Harga Cabai Melambung, Disperindag Sidak

Salah seorang petugas Disperindag saat melakukan sidak di pasar kepuh.

Kuningan Terkini – Melambungnya harga cabai rawit di pasaran yang menembus hingga garga Rp 100 ribu perkilogramnya, membuat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional, Selasa (10/01/2016). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga cabai rawit yang menembus angka 100 ribu rupiah, atau dua kali lipat dari harga biasanyha 50 ribu rupiah.

Saat sidak, Petugas Disperindag mendatangi para pedagang sayur mayur yang berjualan di pasar kepuh. Sejumlah komoditi sayur mayur yang mengalami kenaikan di data terutama cabai. Setelah dilakukan pendataan, selain cabai rawit, harga cabe ijo besar mengalami kenaikan yang tadinya di jual Rp11 ribu, kini di jual Rp35 ribu perkilogramnya.

Menurut salah satu pedagang Juju, kenaikan harga cabai di akibatkan pasokan berkurang dari distributornya. Naiknya harga cabai membuat para pedagang mengalami penurunan omzet setiap harinya. “Diduga, naiknya harga cabai akibat petani gagal panen yang di sebabkan cuaca buruk,” katanya.

Sementara, salah seorang petugas Disperidag, Aarisman mengatakan, kenaikan harga cabai di sebabkan akibat pasokan berkurang ke sejumlah para pedagang yang membuat harga cabai melambung. Selain pasokan berkurang, kenaikan harga cabai dipicu akibat para petani cabai gagal di sejumlah daerah.

“Hingga kini harga cabai mencapai 100 ribu perkilogramnya. Kami menghimbau kepada para pedagang agar tidak menaikan harga semena mena,” pintanya. (l.hakim) 

Add comment


Security code
Refresh


Fishing