Sat18042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Ekonomi

Amien Hadiri Sosialisasi KUR Bank Mandiri

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Komisi XI, H. Amin Santono.S.Sos.MM berfoto bersama usai kegiatan.

Kuningan Terkini - Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Komisi XI, H. Amin Santono.S.Sos.MM menghadiri langsung Sosialisasi Pengembangan Usaha, Melalui Pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri, Minggu (27/11/2016) di Aula Uniku Kampus I. Ratusan peserta dari Pemerintahan Kecamatan, Desa,Pengurus BUMDES, Akademisi, Praktisi Perbankan, Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), Mahasiswa Uniku ikut dalam kegiatan sosialisasi ini.

Hadir pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Komisi V Fraksi Partai Demokrat Ibu Hj. Yoyoh Rukiyah. S.Tr.Keb., Perwakilan dari Bank Mandiri, Pimpinan Kantor Wilayah Bank Mandiri Jawa Barat atau yang mewakili, Perwakilan Kantor Wilayah Bank Mandiri Cirebon, Bupati Kuningan H. Acep Purnama. SH. MH diwakili Staf Ahli Bupati Drs. Ucu Suryana, M.Si., Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPINDA) Kab. Kuningan, Rektor Universitas Kuningan (Uniku).

Dalam sambutannya H. Amin menjelaskan, dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK), penciptaan lapangan kerja, dan penanggulangan kemiskinan, Pemerintah telah menerbitkan Paket Kebijakan yang bertujuan meningkatkan Sektor Riil dan memberdayakan UKMK. Kebijakan pengembangan dan pemberdayaan UMKMK mencakup Peningkatan akses pada sumber pembiayaan, Pengembangan kewirausahan, Peningkatan pasar produk UMKMK, Reformasi regulasi UMKMK.

“Biasanya, usaha yang sudah berjalan akan membuka cabang lainnya, atau pengusaha akan bikin perusahaan baru lagi dan akan semakin banyak badan usaha yang membayar pajak, dan terutama untuk kalangan mahasiswa diperlukan ketrampilan usaha sejak dini menghadapi persaingan yang semakin ketat di era masyarakat ekonomi Asean (MEA),” paparnya.

Diakhir sambutannya, H. Amin menghimbau agar jangan berniat menjadi PNS, anggaran negara terbatas untuk membiayai jumlah pegawai. “Tanpa peran pengusaha dan pelaku ukm, pendapatan negara akan menjadi stagnan,” pungkasnya. (Gilang)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing