Ekonomi
Pasar Kerajinan Anyaman Bambu Terancam
- Details
- Published on Saturday, 20 August 2016 18:47
- Hits: 57238
Kuningan Terkini - Desa Bagawat Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan selain memiliki keindaham alam, seperti curug ngelay, desa tersebut juga memiliki ciri khas, yakni sebagai desa kerajinan anyaman boboko. Masyarakat Desa Bagawat yang mayoritas sebagai petani ini, bisa membah penghasilannya dengan memproduksi anyaman boboko. Ada dua ukuran tempat nasi yang mereka buat, yaitu tempat nasi berukuran besar atau boboko, serta tempat nasi berukuran kecil atau ceceting.
Salah satu pengrajin anyaman yakni Abah Dona. Ia telah puluhan tahun menekuni profesi pembuat anyaman tempat nasi dari bambu. Meski kesehariannya sebagai petani, namun disaat ada waktu senggang, ia selalu membuat anyaman boboko.
“Bambu digergaji dan dipotong potong menjadi beberapa bagian kecil. Setelah itu, raut bambu yang telah dipotong kecil. Setelah menjadi tipis, baru bambu yang telah di raut tipis bisa dianyam," terang Abah Dona menjelaskan, Sabtu (20/08/2018).
Setelah menganyam bambu yang telah diraut, lanjut abah Dona menjelaskan, sebagai finising, proses soko atau pemberian kaki untuk boboko. Proses ini menggunakan bambu yang agak tebal, karena bagian ini lah yang berfungsi supaya wadah nasi bisa berdiri tegak.
Dalam satu bulan, ia mengaku dapat mengumpulkan 800 kodi boboko atau ceceting, dengan harga Rp 120.000 untuk setiap kodi. Dimana ia mampu meraup onset Rp. 80.000.000 per bulan. Produk tersebut disebarkan ke berbagai pasar di Kabupaten Kuningan, Ciamis bahkan dikirim hingga ke daerah Bogor.
Namun, seiring dengan perkembangan jaman, saat ini banyak warga yang beralih memakai boboko dari bahan plastik maupun ricecoocker sebagai tempat nasi.
“Sejak tahun lalu saya merasa kesulitas untuk menjual boboko atau ceceting ke pasar, mungkin karena sekarang banyak masyarakat yang berlaih menggunakan tempat nasi dari plastik, hingga produksi boboko saat ini mengalami penurunan,” katanya.
Sementara itu Kepala Desa Bagawat, Ertika, menuturkan, kerajinan tangan boboko dan ceceting, telah menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat desa, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Alhamdulilah, kerajianan boboko dan ceceting di desa kami, telah terbukti menjadi tulak malarat untuk masyarakat desa,” pungkasnya. (L.hakim)







Comments
Regards
discovered any attention-grabb ing article like yours.
It is lovely worth enough for me. In my opinion, if
all website owners and bloggers made just right content as you probably did, the net will be
much more helpful than ever before.
like you wrote the book in it or something. I think that you could
do with some pics to drive the message home a
little bit, butt other tan that, this is excellent blog.
An excellent read. I'll certainly be back.
in fact awesome.
could i subscribe for a blog web site? The account helped
me a acceptable deal. I were tiny biit acquainted of this your broadcast pdovided vibrant
transparent idea
this post reminds me of my previous room mate! He
always kept talking about this. I will forward this article to him.
Pretyy suire he will have a good read. Thanks for sharing!
site as a finest website for hottest updates.
rrank for some targeted eywords buut I'm not seeing very good
results. If you know of any please share. Manyy thanks!
I'm new to the blog wolrld but I'm trying to get started and set up my own. Do you require
aany html coding expertise to make your own blog? Any heop would be greatly appreciated!
Thiis is the very first time I frequented your webste page and up to now?
I amazed witrh the analysis you made to make this actual post amazing.
Fantastic process!
RSS feed for comments to this post