Ekonomi
Telkom Resmikan Sentra Topi Rahayu
- Details
- Published on Thursday, 31 March 2016 13:05
- Written by Harri Safiari
- Hits: 38760
Kuningan Terkini, Kabupaten Bandung - Seolah berpacu dengan waktu, Telkom kembali meluncurkan Kampung UKM Digital. Kali ini, Telkom meresmikan Sentra Topi Rahayu di Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung. Sentra Topi Rahayu yang dirintis sejak 1960-an, kini melibatkan ribuan tenaga kerja untuk memproduksi topi, jaket, tas, dan semacamnya.
Hadir dalam peresmian ini Bupati Bandung, Dadang Naser. Dari pihak Telkom, hadir diantaranya Executive Vice President Telkom Regional III Jawa Barat, Suparwiyanto, dan Deputy General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi Jabar Tengah, Wahyudin.
“Belanja online tengah digandrungi, juga pemesanan desain lewat online. Pengusaha harus mengikuti kemajuan bidang Informasi Teknologi (IT), demi menambah pemasukannya. Apalagi produknya sudah dipasarkan ke beberapa negara”, papar Dadang usai menyaksikan peresmian Broadband Learning Center di Kantor Desa Rahayu.
Sementara, menurut Suparwiyanto, pihaknya telah meresmikan program sejenis pada l Juni 2015 di Kampung Keranggan Tangerang Selatan, Sentra Kaos Suci di Kota Bandung, dan Sentra Kain Tenun di Samarinda. Dalam kaitan peresmian Kampung UKM Digital di Sentra Topi Rahayu, Ia mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Salah seorang pebisnis topi di Desa Rahayu, H. Deden Twins, tampak sumringah saat peluncuran Kampung UKM Digital di desanya. Ia berharap, usaha yang dimotori dua pengusaha besar, yakni Asef dan Indrik. “Moga-moga saja usaha ini bisa berkembang, tak hanya se-Nusantara saja, malahan ASEAN dan lainnya, seperti Timur Tengah dan Afrika, malah. Kan sekarang sudah pakai IT, canggihlah jadinya,” paparnya.
Lebih jauh Executive Vice President Telkom Regional III Jawa Barat, Suparwiyanto mengatakan, demi mewujudkan program ini, pihaknya menggandeng akademisi, komunitas, pemerintah, dan kalangan media. Harapannya, terbangunnya IT core ecosystem berupa koneksi antara pemasok, produsen, dan sistem distribusi, bisa meningkatkan kinerja dalam banyak sisi.
Selanjutnya, melalui business ecosystem yang terkoneksi baik antara pemasok, produsen, pedagang besar, pedagang kecil, konsumen akhir, dukungan pemerintah, dan lembanga keuangan, semua yang terlibat dimudahkan dan diuntungkan.
“Selain bantuan pemasaran, kami butuh perkuatan modal. Biar makin lancar usaha kami,” tambah Deden yang berjanji akan memanfaatkan peluang dari Telkom ini semaksimal mungkin. “Biar kami go internasional juga”. (Harri Safiari/Shahadat Akbar).






