Fri01052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Ekonomi

Tata Niaga LPG 3 Kg Disosialisasikan

Sosialisasi Tata Niaga LPG 3 kg di RM LEmbah Ciremai.

Kuningan Terkini - Sebanyak 3 SPBE, 11 Agen dan 400 Pangkalan se-Kabupaten Kuningan mengikuti Sosialisasi Tata Niaga LPG 3 kg di RM LEmbah Ciremai, Selasa (14/10/2014). Kegiatan yang digelar pemkab Kuningan melalui Bagian Ekonomi Setda Kuningan dihadiri Sekda Kuningan, Drs H Yosep Setiawan MSi, ASDA II, Drs. H. Kamil Ganda Permadi, M.M dan nara sumber LPG Rayon X Wilayah III Cirebon Herdi Surya Indrawan, S.R, S.E.

Ketua Panitia, Trisman Supriatna, M.Pd dalam laporannya mengatakan, kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman dan peningkatan pengetahuan tentang tugas pokok dan fungsi serta peran dan tanggung jawab agen dan pangkalan LPG 3 kg. Tentunya dalam pemenuhan LPG 3 kg bagi pengguna rumah tangga dan usaha mikro.

“Tujuannya, agar rumah tangga dan usaha mikro dapat dengan mudah mendapatkan LPG 3 kg secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat harga,” katanya.

Sementara, Sekda Kuningan, Drs. H. Yosep Setiawan, M.Si mengatakan, energi mempunyai peranan yang sangat penting dan menjadi kebutuhan dasar dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, energi harus digunakan secara hemat, rasional, dan bijaksana agar kebutuhan energi pada masa yang akan datang dapat terpenuhi.

“Saat ini, sumber energi di seluruh Indonesia semakin berkurang karena konsumsi semakin tinggi. Sementara ketersediaan energi terbatas,” ujarnya.

Lebihjauh Yosep menjelaskan, pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang penyediaan, pendistribusian dan penetapan harga LPG tabung 3 kg, perlu dilakukan subtitusi penggunaan minyak tanah ke LPG 3 kg bagi rumah tangga dan usaha makro serta peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang kebijakan energi.

”Sudah banyak aturan, serta himbauan yang telah digulirkan oleh pemerintah terkait tataniaga LPG namun dilapangan belum terlaksana secara maksimal, sehingga butuh komitmen dari para pengelola LPG,” tandasnya.

Di Kabupaten Kuningan sambung Yosep, pada tahun 2008 jumlah keluarga yang dikonversi LPG 3 kg sebanyak 306.002 KK dan lebih kurang 70.000, dalam perkembangannya sampai sekarang mungkin sudah lebih dari 350.000 KK dan 100.000 UKM yang menggunakan LPG 3 kg. Hal ini disebabkan bertambahnya jumlah penduduk dan inflasi yang terjadi pada tahun 2012 sehingga kebutuhan LPG 3 kg terus meningkat.

“Guna memenuhi kebutuhan LPG 3kg bagi masyarakat Kabupaten Kuningan, say harap PT Pertamina, Hiswanamigas, dan para agen untuk dapat terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk bersama-sama memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya dalam pemenuhan LPG 3 kg,” paparnya.

Diakhir sambutannya, Yosep berpesan kepada PT Pertamina, Hiswanamigas, para agen dan pengkalan untuk dapat memenuhi kebutuhan LPG 3 kg bagi masyarakat kabupaten kuningan melalui sistem tataniaga dan pendistribusian yang telah ditetapkan. Sehingga, masyarakat dapat menerima LPG 3 kg secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.

“Kewajiban menjamin ketersediaan LPG 3 kg untuk rumah tangga dan usaha mikro adalah tanggung jawab badan usaha yang mendapat penugasan penyediaan dan pendistribusian LPG 3 kg dalam hal ini adalah PT Pertamina, Agen LPG 3 kg dan Pangkalan,” jelasnya.(Nona Rizky)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing