Ekonomi
Petani Japung Minta Waduk Darma di Zonasi
- Details
- Published on Friday, 19 September 2014 19:01
- Written by Ade
- Hits: 29469
Kuningan Terkini - Petani jaring apung Waduk Darma, Kuningan merugi akibat banyak bibit ikan yang mati akibat cuaca yang tidak menentu. Petani ikan Japung Darma pun mengalami trauma dalam melakukan pembenihan.
Kepala Desa Jagara, Umar Hidayat mengatakan, pada pertengahan tahun kemarin petani ikan japung mengalami kerugian yang cukup besar. Maka itu, melihat mulai menurunnya debit permukaan air Waduk Darma, masa penebaran benih para petani Ikan japung mengurangi kuantitas jumlah benih ikan.
"Debit air di Waduk Darma kini mulai mengalami pendangkalan akibat pintu air waduk darma dibuka. Melihat hal itu, para petani mengurangi benih, taku-takut kembali ada masalah dengan hasil panen ikan,”kata Umar.
Dimusim kemarau tahun ini lanjut Umar, pendapatan petani japung terancam berkurang karena akan terjadi pendangkalan air setinggi tujuh meter menuyust 200 meter dari bibir waduk sebelah timur.
"Kami menghimbau pada BBWS untuk tidak terlalu dikeringkan, sisakan 50 persen airnya untuk petani japung,"kata Umar Hidayat sekaligus Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Perairan Umum Provinsi Jawa Barat ini.
Umar Hidayat minta pada pemerintah daerah, segera memberlakukan tiga zonasi perairan waduk darma agar petani tidak dirugikan. Perlu ada peraturan daerah yang melindungi Petani Japung Darma, dengan menentukan zona pariwisata, umum dan perikanan.
“Sekarang banyak terjadi kerusakan jaring apung karena perahu wisata. Ini merugikan petani,” pungkasnya. (DHE)






