Fri01052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Ekonomi

Aktifitas di SPBU Mulai Normal

Aktifitas di SPBU Mulai Normal

Kuningan Terkini - Sudah hampir sepekan ini, warga di Kuningan dibuat panik dengan sulitnya memperoleh BBM terutama premium. Warga pun terpaksa harus rela mengantre untuk mendapatkan BBM. Namun kondisi antrean disejumlah SPBU, Rabu (27/8/2014) terlihat mulai berkurang dan sedikit demi sedikit warga pun mulai mudah mendapatkan BBM tanpa mengantre terlalu lama di SPBU.

Hal itu seperti terpantau di SPBU Ciloa, Cijoho, Kuningan rest area dan SPBU Cijoho. Kendati masih saja ada pemandangan antrean pengendara terutama roda dua, namun jumlah antrean di SPBU tersebut mulai mengurang. Sejumlah warga pun tampak tidak terlalu panik untuk membeli BBM. Karena, mereka sudah menganggap BBM di SPBU sudah mulai akan normal kembali.

“Tadi memang masih ada sih antrean di POM, tetapi tidak separah kemarin-kemarin. Saya paling ikut ngantre 15 menit saja. Kalau dua hari lalu saya ngantre sampai 1 jam lebih,” ujar Hendri, warga Cigintung kepada KaTer di lokasi pengisian SPBU.

Dia mengaku, menyambut baik situasi tersebut sehingga dirinya sebagai pengguna kendaraan roda dua yang harus bolak balik Kuningan-Cirebon tidak merasa terlalu khawatir lagi untuk bepergian jauh, mengingat tidak ada lagi antrean panjang di SPBU.

“Tadi juga kata petugas SPBU-nya, pasokan premium sudah mulai normal lagi. Memang waktu semalam antreannya masih parah. Mudah-mudahan saja, pada kenyataannya bakal normal lagi,” harapnya.

Sementara, petugas SPBU kuningan rest area di jalan raya Cirendang, Dadang menjelaskan, jika Pertamina mengirimkan pasokan BBM jenis premium bersubsidi sebanyak 24 ribu liter, sehingga stok di SPBU tersebut mulai normal kembali.

“Iya sudah normal Kang. Pertamina sudah mengirim pasokan BBM jenis premium bersubsidi kemarin sebanyak 24 ribu liter. Sehingga pada hari ini tidak ada antrean yang parah,” ucap warga Cigintung ini.

Ia pun menambahkan, pihak Pertamina juga akan kembali memasok BBM tambahan sebanyak 8 ribu liter. Dia pun berharap agar kondisi sulitnya BBM yang sangat diperlukan masyarakat itu berjalan normal seperti hari-hari biasa.

“Yang mengeluh itu bukan saja masyarakat, kami juga yang bertugas disini sama Kang. Kadang pada kemarin-kemarin saat antreannya parah, kami pun sering dimarahi orang yang berebut saling mendahului agar kendaraannya segera diisi premium,” pungkasnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing