Sun03052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Ekonomi

Bupati Sidak Pasar Baru Kuningan

Bupati Kuningan saat sidak di pasar baru Kuningan.

Kuningan (KaTer) - Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda, melakukan sidak ke pasar baru, Rabu (16/7/2014). Didampingi Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Ucu Suryana, dan Asda II Kuningan, Kamil Ganda Permadi, Bupati memantau fluktuasi harga pasar menjelang lebaran.

Dalam sidak di pasar semi modern terbesar di wilayah III Cirebon ini, Utje tidak hanya memperhatikan masalah harga. Namun pasar yang baru saja beroprasi satu minggu sebelum puasa, Ia meninjau terkait hasil pembangunan dan kebersihan lingkungan pasar.

Disampaikan oleh Utje, terkait fluktuasi harga pasar di Kuningan hingga saat ini tidak ada kenaikan yang sangat signifikan, bahkan dijelaskan olehnya relatif berjalan stabil. “Semua harga tadi alhamdulillah relatif stabil, bahkan ada beberapa yang turun. Semua sudah kita pantau setiap hari melalui dinas terkait, bahkan kita juga ada tim fluktuasi daerah yang memantau setiap pergerakan harga pasar,” terangnya.

Terkait masalah harga pasar, masih kata Utje, sebagai tolok ukur diakuinya berada di pasar baru sebagai pasar central di Kuningan. Untuk kenaikan harga pasar, diperkirakan akan mulai melonjak satu minggu menjelang lebaran.

Utje, mengaku senang dengan adanya pasar yang kelak akan di proyeksikan menjadi pasar percontohan di wilayah III Cirebon dengan keberhasilan mengubah pasar tradisional menjadi semi tradisional. “Untuk masalah puas atau tidak itu relatif, mungkin ada saja tidak puasnya. Tapi itu tidak penting lagi, sejauh ini ibu (Utje,red) senang dengan hasil pembangunan pasar saat ini,” tuturnya.

Istri dari mantan bupati 2 periode itu juga menhimbau juga kepada seluruh warga pasar agar dapat menjaga ketertiban dan kebersihan pasar. Karena sesuai cita-citanya, dengan mendirikannya bangunan pasar semi tradisional, sebagai jembatan bagi para pedagang menengah kebawah agar tetap eksis bisa berdagang.

“Ada keputusan pengembang yang diluar tradisi, dan itu sangat baik. Dalam menjaga kebersihan, mereka menyewa pihak ke tiga yaitu cleaning service. Tapi menurut saya, itu masih belum cukup kalau tidak dibantu oleh semua warga pasar yang ada disini. Jadi semuanya harus saling menjaga satu sama lainnya,” kata Utje.

Sebelum mengakhiri sidak ke setiap penjuru pasar, Utje juga mengingatkan agar pengembang dapat menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, atau pada akhir Desember 2014. Saat ini baru pasar induknya saja yang sudah dibangun, kedepan akan mulai dibangun masalah infratruktur jalan dan pasar lainnya.

“Dan tidak lupa, Ibu juga akan meminta agar diperhatikan masalah tempat parkir, agar pasar ini lebih tertata dan tidak semerawut, sekaligu ditanami pohon agar tetap hijau,” terangnya. (DHE)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing