Ekonomi
Kendang Kuningan Tembus Pasar Internasional
- Details
- Published on Thursday, 26 June 2014 19:53
- Written by Andry
- Hits: 78101
Kuningan (KaTer) - Salah satu bengkel sekaligus pembuat Kendang milik Didi Sahruwijaya, warga Lingkungan Buana RT 18 RW 3 Kelurahan Cijoho Kuningan pantas diacungi jempol. Pasalnya, kendang yang berhasil diproduksi ini bisa menembus pasar internasional, salah satunya Negara Belgia.
“Kendang buatan saya pernah dikirim ke Negara Belgia, Lampung, Kapolda Jogya, Kalimantan dan Papua," kata Didi ketika ditemui KaTer dikediamannya yang juga sebagai sanggar pembuatan kendang dan alat gamelan jaipongan, Kamis (26/4/2014).
Profesi yang digelutinya selama ini kata Didi, sudah berjalan selama 23 tahun. Pembuatan maupun servis kendang diterima dari para pelanggan. Di Kuningan pengrajin kendang hanya ada di dua kecamatan yaitu Sindang Agung dan Cijoho. Sebelumnya, Ia kerap manggung menjadi tukang kendang. Selama berprofesi menjadi tukang kendang, kerap kali kendang yang setelah selesai dipergunakan selalu rusak. Namun, ketika diperbaiki oleh orang lain, hasilnya tidak memuaskan karena suara menjadi tidak nyaring.
“Saya kadang kecewa, karena setiap diperbaiki orang lain hasilnya tidak memuaskan. Padahal biaya untuk servis juga tidak murah. Makanya, saya terus belajar hingga bisa membuat atau nyervis kendang,” katanya di sela-sela kesibukan mengecat kendang yang terbuat dari kayu nangka.
Kendang yang diproduksinya sambung Didi, menggunakan kayu nangka, sawo dan kormis. Karena, jenis kayu-kayu tersebut kuat, tahan retak, dan tidak terlalu berat. Namun sayangnya, kayu-kayu jenis itu saat ini mulai langka sebagai bahan baku pembuatan kendang.
“Setiap memesan kayu jenis itu kepada tukang kayu, bisa berbulan-bulan. Sedangkan, untuk harga satu set kendang dari pohon nangka senilai Rp 2,8 Juta, kalau jenis sawo mencapai Rp 3,5 Juta dan jenis kormis harganya mencapai Rp 4,5 Juta. Setiap nilai itu ditentukan dengan kualitas kendang yang suaranya lebih bagus,” ungkapnya.
Lebih jauh Didi mengungkapkan, persaingan bisnis kendang saat ini semakin kompetitif. Sebagai contoh, kendang asal pabrikan wilayah Bandung yang memasang harga lebih murah. Hal itu dikarenakan terbuat dari kayu lame dan jenjing.
“Proses pembuatan satu set kendang membutuhkan waktu 15 hari hingga tiga bulan. Selain itu, faktor cuaca juga berpengaruh untuk mengeringkan bongkahan kayu bahan kendang yang tidak dijemur langsung dibawah terik matahari,” tukasnya.(AND)







Comments
my web site :: premium Cleanse: http://premiumcleansepills.net/
own website, I seriously much like your technique of writing
your blog. I book marked it to my bookmark webpage list and will be checking back soon. Check out my website too
and let me know what you think.
my blog :: TristaCWoehl: http://resarch.me/?option=com_k2&view=itemlist&task=user&id=1000326
It's simple, yet effective. A lot of times it's hard to have that "perfect balance" between usability and visual appearance.
I must say that you've done a amazing job using this.
In addition, the blog loads very quick for me personally on Chrome.
Superb Blog!
Review my web blog AmosEReasner: http://claida-immobilien.de/?option=com_k2&view=itemlist&task=user&id=886607
later than having my breakfast coming yet again to read
through more news.
Feel free to surf to my webpage - JaredXUehara: http://tripimagined.com/index.php/component/k2/itemlist/user/128675
My site: RussMCamon: http://globalmkwanjashow.com/?option=com_k2&view=itemlist&task=user&id=71946
who to ask.
website is providing.
my website lantai Kayu, Yavw8.com: http://yavw8.com/comment/html/?1260.html,
I suppose for now i'll settle for bookmarking and adding
your RSS feed to my Google account. I look forward to fresh updates
and will share this blog with my Facebook group. Talk soon!
are wishing for blogging.
Also visit my web page; pengadaan air bersih: http://www.bioenerjisifauzmani.com/?option=com_k2&view=itemlist&task=user&id=952651
I appreciate you finding the time and energy to put this short article together.
I once again find myself personally spending a significant amount of time both reading and leaving comments.
But so what, it was still worth it!
My web page - Yuli Selgrid: http://lantaikayuselgrid.com/why-us/
RSS feed for comments to this post