Wed22042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Aneka

Macan Tutul Betina ‘Rasi’, Dilepasliarkan di Blok Bintangot

Macan Tutul Betina 'Rasi'

Kuningan Terkini - Untuk meningkatkan jumlah populasi Macan Tutul, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan PPS Cikananga, akan melepasliarkan Macan Tutul Betina di Blok Bintangot, SPTN Wil I Kuningan.

Seperti diketahui, macan tutul betina yang diberi nama Rasi, diserahkan oleh masyarakat Kampung Bunisari, Desa Cikondang, Kec Cisompet, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat kepada BBKSDA Jawa Barat. Untuk selanjutnya langsung direhabilitasi di PPS Cikananga pada tanggal 2 Juli 2019. Rasi ditemukan di perbatasan hutan dengan pemukiman dengan usia perkiraan 3-6 bulan.

Saat ini, Rasi telah berusia 3 tahun dan siap kawin. Selain untuk bersanding dengan Slamet Ramadhan, Rasi ditujukan untuk memancing Slamet Ramadhan membuka GPS Collar yang telah dipasang saat dilepasliarkan. Rencana pelepasliaran Macan Tutul akan dilakukan di Blok Bintangot, SPTN Wil I Kuningan.

Kepala BTNGC, Teguh Setiawan mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan dalam menyambut Macan Tutul betina. Pada Bulan November 2021, BTNGC telah diskusi dengan para pihak, yaitu dengan LPPN Universitas Kuningan, Peduli Karnivora Jawa dan Sintas Indonesia. “

Pada tanggal 7 Desember 2021, kami juga telah melakukan sosialisasi kepada Pemerintah Daerah yang dihadiri langsung Bupati Kuningan dan Muspika terkait lokasi yang berbatasan dengan Blok Bintangot,” katanya.

Koordinator spesies macan tutul, Robi Gumilang menambahkan, kandang habituasi telah selesai dibuat dari rangka baja yang disusun dan disesuaikan untuk keamanan dan keselamatan Rasi. Total luas permukaan 66 m2, tinggi 4-6 meter dari permukaan tanah dengan volume totalnya 204 m3.

“Kandang tersebut dilengkapi total tujuh pintu untuk dapat dioperasikan sebagai pintu jebakan, pintu keluar, dan pintu pemberian pakan. Kandang habituasi ini, akan dihuni Rasi selama 4 minggu untuk memancing Slamet Ramadhan keluar. Apabila sampai 1 bulan Slamet Ramadhan tidak terpancing, maka macan tutul betina akan dilepaskan,” paparnya.

Hal senada disampaikan staf PPS Cikananga, Cahyono. Rasi akan dibawa ke kandang habituasi di TN Gunung Ciremai dari PPS Cikananga pada tanggal 31 Januari 2022 dan resmi akan dilepasliarkan awal Maret 2022. Proses habituasi Rasi selama satu bulan, cukup untuk dilepasliarkan. Selain adaptasi perilaku Rasi untuk siap dilepasliarkan, habituasi yang dilakukan juga diperuntukan untuk memancing Slamet Ramadhan untuk mendekat.

“Sesuai dengan rencana, pelepasliaran Rasi dilakukan awal Maret 2022, yaitu pada tanggal 5 Maret 2022,” pubngkasnya.(jly)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing