Sat09052026

Last updateWIB3_WedPMWIBE_May+0700RMayPMWIB_0PMthWIB1778072072+07:00WedPMWIBE

Parlementaria

Gampar Pertanyakan Raperda Ketahanan Pangan

Soekadi

Kuningan Terkini - Rencana DPRD Kabupaten Kuningan yang akan mengesahkan Raperda Ketahanan Pangan dan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) dalam waktu dekat ini menuai banyak komentar dari bebagai kalangan. Salah satunya kritikan mengenai raperda tersebut datang dari Ormas Generasi Muda Pejuang untuk rakyat (Gampar).

Menurut Aktivis Gampar, Soekadi menilai rencana pengesahan Raperda Ketahanan Pangan dan PLP2B tersebut dianggap buru-buru dan terkesan memaksakan. Dirinya menilai agenda tersebut cacat moral, cacat politik dan cacat hukum, karena sarat akan kepentingan asing.

“Hal ini membuat saya heran dan bertanya-tanya, ada apa dengan para anggota dewan kita. Siapa yang minta Raperda tersebut cepat rampung, dan ada kepentingan apa dibalik Raperda itu,” tuturnya kepada Kuningan terkini, Kamis (18/12/2014).

Soekadi menambahkan, bahwa DPRD harus peka dalam menyikapi masalah-masalah yang akan merugikan masyarakat. Dirinya menganggap Raperda kali ini banyak interfensi dari pihak luar yang berkepentingan.

“Saya kira Raperda ketahanan pangan dan PLP2B banyak sekali kepentingan. Maka dari itu dua raperda tersebut harus dikaji secara komprehensif. Kalau bisa ditunda pengesahannya sampai beres apakah raperda itu merugikan atau menguntungkan masyarakat,” pungkasnya. (BAY)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing