Kuningan (KaTer) - Memperingati Dies Natalis ke-11, Universitas Kuningan menggelar kegiatan Uniku Family Day dikampus setempat, Minggu (15/6/2014). Seluruh pegawai baik itu dosen maupun karyawan ditambah keluarga dari setiap pegawai Uniku, turut serta dalam memeriahkan kegiatan hingga kegiatan berlangsung semarak.
Ketua Panitia, Dr Dikdik Harjadi dalam sambutannya mengatakan, dalam Uniku Family Day ini, akan diselenggarakan beragam perlombaan. Diantaranya, lomba joged oplosan, futsal bagi para ibu, lomba memasukan paku kedalam botol dan lomba mengisi air ke ember.
“Esensi utamanya yaitu untuk meningkatkan kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi,” kata Dikdik.
Sementara itu, Rektor Universitas Kuningan, Dr H Iskandar mengajak semua civitas akademika untuk mensyukuri umur Uniku yang sudah memasuki umur yang ke-11. “Mari kita rapatkan barisan. Karena tidak mudah mempertahankan sebuah perguruan tinggi. Kita harus siap berkompetisi dengan perguruan tinggi lainnya,” ujarnya.
Salah satu bukti kemajuan Uniku, yaitu jumlah pendaftar semakin meningkat setiap tahunnya. Pada gelombang pertama, calon mahasiswa yang mendaftar mencapai 650 orang. Padahal, tahun lalu pada gelombang pertama hanya 450 orang.
“Sampai saat ini saja, gelombang kedua sudah ada 250 pendaftar. Mudah-mudahan tahun ini, bisa diatas 1000 pendaftar,” harapnya.
Semua itu lanjut Iskandar, dapat diraih jika warga Uniku memiliki kesadaran bersama. Yaitu, satu hati dan satu tekad demi kemajuan Uniku.
“Insya Allah, pada mulai september mendatang, skema gaji baru untuk pegawai mulai diterapkan. Mudah-mudahan, skema gaji PNS dan dosen tetap yayasan bisa sama,” ungkap Iskandar disambut tepuk tangan seluruh pegawai.
Terpisah, Ketua Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan, Drs H Uri Syam MH menyatakan, Uniku bisa besar jika memiliki dua pengakuan. Yaitu, pengakuan dari pemerintah dan masyarakat.
“Pengakuan dari pemerintah, yaitu semua program studi terkareditasi. Sedangkan dari masyarakat, yaitu dari berapa jumlah pendaftar ke Uniku serta lulusan kita yang terserap dalam dunia kerja,” pungkasnya. (DHE)