Kuningan (KaTer) - Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kuningan harus dapat menjadi teladan bagi insan terpelajar di Kuningan. Begitu juga dengan alumni PMII yang harus senantiasa menjadi pemimpin dalam pertumbuhan dan pembangunan di Kota Kuda. Demikian diungkapkan mantan Ketua Umum PMII Kuningan, Masuri S.Pd kepada KaTer, Selasa (6/5/2014).
Menurut Gonjes sapaan akrabnya, perhatian mahasiswa di Kuningan masih sangat minim terhadap pembangunan. Sering mahasiswa hanya berpangku tangan tanpa memberikan ide bagi majunya pembangunan daerah. Begitu juga dengan alumni yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII, diharapkan dapat memberikan sumbangsih. Terutama tindakan nyata untuk mendukung Kuningan lepas dari segala penghambat pembangunan baik fisik maupun non fisik menuju Kuningan Mandiri, Agamis, dan Sejahtera (MAS).
"Mahasiswa dan alumni PMII harus dapat menjadi leader dalam membangun Kuningan," tegas Masuri salah satu Caleg yang lolos menuju kursi parlemen ‘Ancaran’ itu.
Dalam kepengurusan yang baru di PMII Kuningan masa khidmat 2014-2015, mantan Ketum PMII yang aktif di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan KNPI Kabupaten Kuningan itu berharap agar Kader PMII selalu berpegang pada Ideologi dan Nilai Dasar Pergerakan (NDP) dalam ranah ke-PMII-an.
Aktivis asal Galaherang Maleber ini juga menilai, PMII kedepan harus mampu melahirkan kader terbaiknya untuk mengisi kepemimpinan bangsa kedepan. Karena, lanjut pria yang akrab disapa Gonjes ini, bangsa ini sudah mulai berada pada titik kluminasi krisis moral pada generasi bangsanya sendiri.
"Estafet untuk melahirkan kader yang berkemimpinan harus terus digalakan untuk menjunjung tinggi tujuan PMII itu sendiri," ujarnya.
Sementara Aof Ahmad Musyafa atau yang akrab disapa Aof, terpilih menjadi Ketua Umum PMII Kuningan priode 2014-2015. Aof terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Karawang ke VII di Gedung Serba Guna Kodim 0615 Kuningan.
Terpilihnya aktivis dari Fakultas Komputer Uniku ini menang telak setelah mengantongi suara 15 dari utusan 3 komisariat baik dai Unsika, STAI Ashidiqiyah dan STIE Budi Pertiwi, meskipun pesaingnya dari kandidat calon lainnya yang juga sekretaris umum demisioner Ahmad Hadi Brata yang hanya mengantongi 6 suara.
Ketua PC PMII demisioner Zakiyal Fuad mengatakan, dengan terpilihnya ketua umum yang baru, diharapkannya PMII sebagai gerakan ekstra kampus mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kuningan kedepan.
Ia menekankan, agar organisasi yang didirikan KH Mahbub Junaedi ini tetap berkomitmen terhadap tujuan dari PMII itu sendiri, karena sebagai organisasi sukarelawan, modalnya tidak hanya cukup dengan semangat tetapi juga pengabdian.(AND)