Kuningan (KaTer) - Berlangsungnya masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Kuningan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) menjadi salah satu perguruan tinggi kesehatan di Kuningan yang paling difavoritkan oleh calon mahasiswa baru. Tidak hanya dari Kuningan saja, melainkan pendaftarnya menyentuh daerah lain di Jawa Barat.
Ketua STIKKU Asep Sufyan Ramadhy mengatakan, STIKKU saat ini memiliki 3 program studi (prodi). Yaitu, prodi ilmu kesehatan masyarakat (S1), prodi imu keperawatan dan profesi ners (S1), prodi kebidanan (D3). Meskipun STIKKU baru berumur 7 tahun, tapi jumlah peminatnya cukup fantastis.
“Dari kuota yang disediakan sekitar 400 orang, sampai hari ini sudah ada 240 orang mahasiswa yang mendaftar. Dan yang lulus pada gelombang 1 hanya 104 orang. Alhamdulillah, ternyata kepercayaan masyarakat kepada STIKKU sangat baik,” kata Asep kepada Kuningan Terkini, Senin (5/5/2014).
Diungkapkan Asep, kelebihan STIKKU dengan kampus kesehatan lainnya di Kuningan yakni STIKKU sudah masuk 24 perguruan tinggi terbaik se-Indonesia. Bahkan, sudah ada kerjasama antara STIKKU dengan perguruan tinggi luar negeri, yaitu Burapha University, Mahidol University, Rangsit University.
“Di Kabupaten Kuningan, mungkin STIKKU merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang sudah kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri. Dan itu sangat membawa dampak, karena akan banyak keuntungan yang didapat. Seperti, pertukaran mahasiswa, dan dosen-dosen STIKKU disekolahkan di luar negeri,” ungkapnya. (DHE)