Kesehatan

Puluhan Warga Diduga Keracunan Kerang Ijo

Salah seorang yang diduga keracubab kerang ijo dirawaa di RS KMC Luragung.

Kuningan Terkini - Puluhan warga desa Walahar, Kabupaten Kuningan diduga keracunan seusai makan kerang ijo sehingga mengalami kajang-kejang, Minggu (24/01/2016). Puluhan warga Walahar yang terdiri dari 15 orang dewasa dan 3 orang anak-anak akhirnya harus dirawat di RS Kuningan Medical Center (KMC) Luragung, Kabupaten Kuningan.

Menurut keterangan salah satu korban yang saat ini dirawat di RS KMC Luragung, ruang anggrek no 8, Karmad (50), warga RT 16 RW 07 Blok Kampung Cageur Desa Walahar, saat itu dirinya bersama keluarga pergi mengantarkan pengantin di kampungnya ke daerah Indramayu. Disana ia pun sempat disuguhi hidangan makananan kerang ijo.

“Sepulangnya dari Indramayu, sekitar pukul 03.00 WIB, gejala keracunan mulai terasa. Menjelang subuh tiba-tiba kejang-kejang," kata Kasmad.

Sementara, Istri Kasmad, Juhaerni mengungkapkan rasa paniknya melihat suaminya kejang-kejang. Iapun akhirnya memberi minum yang banyak kepada suaminya. Kemudian pada pagi harinya, Ia membawa suaminya ke RS ke RS KMC Luragung.

"Saya Langsung panik diliat suami saya kejang-kejang, terus dikasih air minum dan langsung dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Salah seorang perawat di RS KMC Luragung mengatakan, ada sekitar 15 pasien yang dirawat di RS KMC Luragung akibat keracunan. Diantaranya 15 orang dewasa dan 3 orang anak-anak. Namun, ia tidak menjelaskan jenis racun apa yang terkandung di dalam kerang ijo.

“Diduga kerang ijo yang dimakan belum mencapai matang maksimal saat dimasak. Saya harap, kepada pasien agar hati-hati saat memakan kerang," terangnya.

Sementara, Kuwu Desa Walahar Cageur, Agus Sudiato yang kebetulan ada di RS KMC mengatakan, kejadian ini merupakan musibah yang dialami oleh warganya. "Mudah-mudahan warga yang keracunan cepat sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasanya,” pungkasnya. (L.hakim)


Fishing