Kesehatan

Sekdis Iding : Jangan Ragu Minum Obat Kaki Gajah

Kuningan Terkini - Adanya keraguan masyarakat yang menerima obat kaki gajah yang telah dibagikan sejak beberapa hari lalu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan meminta masyarakat agar jangan ragu untuk meminum obat kaki gajah.

Sektetaris Dinkes Kuningan Iding Suwardiman mengatakan, di dalam tubuh manusia terdapat mikro filariasis yang akan menimbulkan beberapa efek saat setelah memakan obat. Seperti, timbul mual, panas dingin, kepala pusing dan alergi. Menurutnya, itu reaksi yang normal.

“Artinya tubuh tersebut dinyatakan mengandung mikro filariasis. Jika alergi tersebut tidak segera diatasi maka akan menimbulkan kematian,” jelasnya, Selasa (13/10/2015).

Dikatakan Iding, masyarakat tidak usah ragu untuk meminum obat anti filariasis. Hal ini untuk mencegah penyakit kaki gajah yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh nyamuk, yang dapat menimbulkan pembesaran kaki, lengan, payudara pada perempuan.

Ia menyebutkan sekitar 80 persen telah terkontaminasi oleh cacing filariasis dan 20 persen tidak terkontaminasi. Mikro filariasis ini akan mati jika diobati selama 5 tahun secara berturut-turut.

“Obat anti filariasis bagi orang yang mempunyai atau memiliki penyakit jantung, darah tinggi, ibu menyusui agar dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ke puskesmas,” pintanya.

Iding menambahkan, Dinas Kesehatan Kuningan sendiri talah melakukan sosialisasi melalui puskesmas-puskesmas untuk wajib memberikan sosialisasi kepada seluruh desa dan kader.

Bila memang ada kasus yang memnag betul-betul yang diakibatkan dari dampak kaki gajah, pemerintah daerah yang akan bertanggung jawab.

“Kita telah sepakat antara Dinas Kesehatan dan pihak Rumah Sakit, jika ada kasus yang terkena dampak dari obat tersebut, akan ditanggung pemerintah. Jika orang yang mempunyai BPJS kan gak malasah, tapi bagi yang tidak memiliki BPJS akan diarahkan ke Jamkesda,” tuturnya. (l.hakim)


Fishing