Kesehatan

Pelayanan BPJS di Rumah Sakit Disoal

Komisi IV DPRD Kuningan, Masuri

Kuningan Terkini - Sejumlah masyarakat Kuningan mengeluh mengenai pelayanan BPJS di beberapa rumah sakit di Kuningan. Keluhan tersebut berkaitan dengan pelayanan obat.

“Saya contohkan, dulu waktu saudara saya dirawat disalah satu rumah sakit, ketika mau ngambil obat, pegawai rumah sakitnya bilang, mau obat BPJS atau obat yang bagus ?” ungkap warga Kuningan, Selasa (25/11/2014).

Mendengar pertanyaan dari pegawai rumah sakit lanjut Dia, ia mengatakan ke pegawai tersebut lebih memilih obat yang bagus untuk saudaranya yang habis dirawat.

“Saya pilih yang bagus. Sebab, ketika ditanya mau obat BPJS atau yang bagus, dalam pikiran saya berarti obat BPJS gak bagus,” ujarnya.

Ketika dimintai tanggapannya, Anggota Komisi IV DPRD Kuningan, Masuri sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, kualitas obat BPJS itu sudah standar nasional.

“Jadi seharusnya pegawai rumah sakit gak usah bilang mau obat BPJS atau yang bagus ketika ada pasien yang mau menebus obat. Karena obat BPJS itu juga bagus,” katanya.

Ditambahkan Masuri, jika pasien BPJS ketika menebus obat diharuskan ke apotek, maka kuitansi pembelian obat itu jangan hilang. Karena pihak BPJS akan mengganti biaya pembelian obat tersebut.

“Kuitansi pembeliannya jangan hilang. Kuitansi tersebut kasihkan ke kantor BPJS. Nantinya pembelian obat tersebut akan diganti oleh pihak BPJS,” terangnya.

Mengenai pelayanan BPJS disetiap rumah sakit, pihaknya pun akan segera melakukan evaluasi dengan mitra kerja. “Ini masukan bagi kami. Kami akan tindak lanjuti,” tandasnya. (DHE)


Fishing