Aneka

Arya Kemuning, Sang Adipati Kuningan (Bag 1)

Raden Hamzaiya (kiri), Raden Nana Mulyana Latief (kanan).

Penulis: Raden Hamzaiya & Raden Nana Mulyana Latief

Kuningan Terkini - Dalam Naskah Cirebon, dikatakan bahwa Arya Kemuning merupakan anak dari Ong Tien, seorang putri Cina yang dinikahi oleh Sunan Gunung Jati.

Selain itu naskah-naskah Cirebon juga menjelaskan Arya Kemuning ini, sebenarnya bukan anak bilogis dari Sunan Gunung Jati dan Ong Tien. Karena dalam kisahnya dijelaskan, ketika Sunan Gunug Jati mengembara ke Negeri Cina, rupanya Sunan Gunung Jati di uji kesaktiannya oleh Penguasa lokal di daratan Cina tersebut, dengan cara tebak-tebakan.

Sang Penguasa diceritakan punya dua puetri yang satu sudah menikah dan menurut tabib istana sedang dalam keadaan hamil muda sementara yang kedua adalah puetri yang masih gadis yang tentu saja sedang tidak hamil karena memang tak bersuami. Si penguasa itu kemudian diceritakan menyuruh kedua anaknya untuk hadir dihadapan Sunan Gunung Jati, kemudian sang penguasa menyuruh Sunan Gunung Jati menabak putri mana yang sedang hamil.

Ajaibnya Sunan Gunung Jati kemudian menebak bahwa putri yang kedualah yang sedang hamil. Mendengar Jawaban dari Sunan Gunung Jati demikian tentu saja Sang ayah tidak percaya akan kesaktian Sunan Gunung Jati, mengingat meskipun Putri yang ditebak oleh Sunan Gunung Jati tersebut berpenampilan layaknya orang hamil,  tetapi pada nyatanya putri tersebut perutnya telah dipasangi Bokor (Sejenis Guci Yang Terbuat Dari Kuningan) sebelum dihadapkan pada Sunan Gunung Jati.

Dari hasil ujian kesaktian tersebut, Sunan Gunung Jati kemudian dianggap pembohong, dan pada akhirnya diusir dari Cina oleh penguasa tersebut. Perlu dipaham, dalam naskah-naskah babad Cirebon dinyatakan sebab-sebab dipanggilnya Sunan Gunung Jati ke Kediaman Penguasa Cina itu karena sebelumnya Sunan Gunung Jati dianggap lancang menyebarkan Agama Islam di daerah itu.

Dalam penyebaran agama Islam di Cina tersebut, dikatakan Sunan Gunung Jati berdakwah dengan cara mengobati orang-orang sakit dengan jalan keajaiban. Inilah sebabnya kemudian mengapa sang penguasa memanggil Sunan Gunung Jati ke kediamannya untuk di tes kesaktiannya, dalam kata lain sang penguasa itu penasaran ini penyebar Islam asing ini benar-benar sakti apa tukang tipu, begitu kira-kira pikir sang penguasa.

Setelah dianggap gagal dalam menebak, mana yang hamil dan yang tidak kemudian diceritakan Sunan Gunung Jati diusir dari Cina, dan pada nantinya Sunan Gunug Jati meninggalkan Cina menuju Cirebon. Namun demikian setelah peristiwa itu,kejadian aneh muncul, ternyata Puteri yang pura-pura hamil dengan mengikatkan bokor diperutnya itu kemudian ternyata benar-benar hamil,  bahkan diceritakan bokor tersebut kemudian menghilang dan masuk kedalam perut sehingga menjadi janin.

Mendapati Puterinya hamil, sang penguasa kemudian baru menyadari bahwa Sunan Gunung Jati benar-benar orang Sakti, dan mengakui kesaktiannya. Namun malang nasib sang puteri itu, hamil tiada suami. Sebab itulah kemudian sang Puteri diperintahkan untuk pergi meninggalkan Cina dan berlayar ke Cirebon untuk mengabdikan diri ke Sunan Gunung Jati.

Puteri Cina itu dikenal dengan nama Ong Tien. Dan kelak anak yang lahir dari rahim Ong Tien tersebut kemudian diberi nama Arya Kemuning yang dipercayai mempunyai arti seorang kesatria yang lahir dari bokor yang terbuat dari kuningan. Tapi ini versi legenda, jauh daripada logika. Bersambung…..


Fishing