Kuningan Terkini, Bandung - Ada yang spesial diantara kesunyian dan keberhijauan di kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung. Itu satu-satunya resor seluas 5 hektar karya Eka Santosa di Bandung Timur. Hari itu, Sabtu pagi hingga sore (7/11/ 2015), bersuasana lain penuh gairah seni! Pasalnya, ada 400 peserta artbound Bank Mandiri se- Jabar yang dikomandoi Adventure Indonesia. Mereka berpenampilan bak seniman, daripada sekedar karyawan Bank Mandiri biasa.
“Baru kali ini ikut program penyegaran seperti ini. Serba segar, dan penuh kejutan. Unsur seni-nya kental, dan menyenangkan”, kata seorang peserta asal Bank Mandiri di kota Kuningan yang dalam 2 tahun terakhir berkariri di bagian Collecting di Bank Mandiri.
Sementara, Managing Partner Adventure Indonesia, Kurnia Fajar yang akrab disapa Kurfa menjelaskan, artbound yang baru pertama kali dilakukan ini bertujuan untuk mengembangkan karakter personal agar lebih kental dengan unsur seni. Makanya sejumlah local wisdom yang berbasis seni tradisional seperti rampak kendang, tari saman, topeng Cirebon, angklung, tari kecak Bali, dan aneka tarian Sumatera serta Indonesia Timur, merupakan konten kurikulum kegiatan ini.
“Biar tambah harmonis kehidupan kita dengan seni”, kata Kurnia Fajar menjelaskan.
Adalah Agusni, rekan Kurfa hari itu pun tampak sigap mengatur 400 peserta yang dibagi beberapa kelompok menggunakan seluruh sudut di Alam Santosa. Tiap kelompok dipandu pelatih professional. Puncaknya ada motivator kondang Joko Nugroho memberi makna apa arti hidup harmonis dengan unsur seni terkadang kita lupakan saat ini. Unsur seni hari itu menghablur mulai dari teater, tari, video, fotografi, dan lainnya.
“Awalnya agak sulit mengatur mereka, namun ujungnya mereka senang. Malah banyak peserta minta waktu tambahan,” terangnya. Akhirnya, artbound khas ini seakan menemui jodohnya.
“Kami leluasa mengeksplorasi potensi seni peserta. Betapa cerianya peserta. Harapannya, di tempat kerjanya, mereka bisa memanfaatkan keunggulan sense of art yang selama ini sering kita abaikan,” tutup Kurfa.
Terpisah, Eka Santosa, mantan Ketua DPRD Jabar dan Anggota DPR RI Komisi ll (2004 – 2009), sebagai pemilik Alam Santosa, yang pada akhir November 2015 akan meluncurkan Gerakan Jabar Hijau – Green Movement, merasa gembira dengan adanya momen ini. Sejak awal, kawasan yang berbasis kearifan lokal masyarakat adat Jawa Barat, diperuntukan sebagai ajang kontemplasi.
“Kehijauan alam beserta segala aktivitasnya, harus selalu mewarnai kehidupan kita dimasa mendatang. Cinta lingkungan itu, jangan diwacanakan belaka. Harus kita praktikkan secara nyata dengan harmonis,” tuturnya. (Harri Safiari – Shahadat Akbar).