Kuningan Terkini - Helaran budaya Seren Taun 22 Rayagung 1947 Saka Sunda di Gedung Tri Panca Tunggal Paseban Cigugur Kuningan, Jumat (17/10/2014), dimeriahkan oleh puluhan penunggang kuda. Pawai kuda atau delman serta sejumlah hasil karya seni tradisional seperti patung berbentuk garuda, patung orang yang sedang bercocok tanam dan seni lainnya merupakan salah satu rangkaian acara seren taun.
Ketua Panitia Seren Taun 2014, Dodo Budiono saat ditemui di lokasi pementasan seren taun menuturkan, helaran budaya seren taun ini merupakan sebuah apresiasi dari masyarakat. Selain itu, momentum dalam bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta juga suatu event yang sangat sacral.
“Dalam artian bahwa sebagai manusia wajib mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Helaran budaya ini juga salah satu bentuk sosialisasi dari gelaran seren taun, tepatnya hari ini dengan undangan yang sudah kami sebar kepada para pejabat penting baik di Kuningan maupun pemerintahan pusat,” katanya.
Dalam undangan yang disebar kata Dodo, pihaknya mengundang pejabat dari lintas daerah seperti Sultan Hamengkubuwono, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar, Ibu-Ibu Mentri dari era kepemimpinan Presiden Gusdur dan pejabat lainnya.
“Rencananya, untuk tahun depan melalui pak Gubernur akan mengundang para Bupati se-Jawa Barat supaya hadir. Namun pada tahun tahun sekarang hanya Wakil Gubernur dan beberapa kesultanan seperti dari kesultanan Brunei Darussalam saja yang diundang,” pungkasnya.(AND)