KUNINGAN TERKINI- Belum tuntas perbaikan 15 ruas jalan amblas dan tertutup longsoran tanah di berbagai desa, bencana tanah longsor terjadi di Blok Cikali, Desa Kutawaingin, Kecamatan Selajambe, sekitar pukul 16.00. Meski tidak ada korban, jalan utama Cipasung-Subang terputus akibat tertutup longsoran setinggi 2 meteran.
Longsor diakibatkan curah hujan tinggi sejak siang, pukul 13.00. Labilnya tanah berbukit di lokasi itu, akhirnya membuat tebing di lokasi tersebut longsor. Saat kejadian, satu pun kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa lewat.
Beruntung, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, polri dan masyarakat sekitar segera tiba di lokasi. Mereka kompak melakukan penanganan melalui pengerukan tumpukan longsoran tanah, hingga sampai ke pembersihan. Sampai akhirnya, akses jalan utama Cipasung-Salajambe kembali normal.
“Longsor ini akibat hujan deras sejak siang. Bagi masyarakat selalu berhati-hatilah, waspada kalau hujan tiba. Apalagi di daerah rawan bencana dengan struktur tanah bertebing seperti disini (Selajambe,red),” ungkap Kepala BPBD Kuningan, Agus Mauludin, kepada KaTer.
Selama musim hujan, lanjut Agus, tanah longsor, banjir maupun pergerakan tanah masih sangat mungkin terjadi. Sebab itu, Ia mengingatkan kepada masyarakat terutama di daerah rawan bencana yang memiliki rumah dekat bukit atau tebing, sebaliknya mengamankan diri ke rumah saudara atau tetangga yang rumahnya aman./tat