Kuningan Terkini - Menjelang perayaan hari besar Imlek yang biasa diperingati kaum tionghoa, Klenteng Kun An Tong yang berada dalam binaan Yayasan Tri Dharma Kuningan, Rabu (17/2/2015), kembali menggelar kegiatan sosial, salah satunya dengan membagikan sembako.
“Setiap tahun kami lakukan pembagian paket berupa sembako hasil sumbangan dari umat dan simpatisan. Ini bentuk rasa syukur kita yang diungkapkan dengan berbagi kepada sesama,” ucap Ketua Yayasan Tri Dharma Kuningan Toto Heryanto atau Poey Lok Tek kepada KaTer di sela-sela kesibukan usai membagikan sembako di lingkungan klenteng Kun An Tong.
Diakui, ada sebanyak 37 desa yang terdaftar sebagai peserta pembagian sembako. Mereka yang terdaftar sebagian mayoritas adalah masyarakat dari Kuningan timur seperti warga Desa Galaherang, Cineumbeuy, Garahaji dan desa lainnya. Sembako yang diberikan kepada warga, kebanyakan hasil sumbangan dari warga Tionghoa kelahiran di Kuningan khususnya yang telah sukses di perantauan.
“Hal ini menjadi amal bagi mereka agar tidak lupa kepada tanah kelahirannya, dengan menyumbangkan hartanya kepada yang membutuhkan,” ujarnya.
Terkait puluhan batang lilin berwarna merah juga sudah terlihat berjajar untuk ditata di altar, menurut Toto, lilin-lilin tersebut merupakan sumbangan dari keluarga umat Klenteng. Dengan adanya lilin itu, mereka berharap berkah atau penerangan bagi keluarganya dalam menjalani kehidupan setahun ke depan.
Serangkaian perayaan ini kata Toto, menjadi sarana pengharapan supaya semua umat dan warga Tionghoa maupun lainnya diberi keselamatan dan kelancaran rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa. Perayaan imlek ke 2556 yang jatuh pada tanggal 19 Februani ini, sama seperti halnya pada perayaan di umat muslim seperti pada hari lebaran. Untuk kegiatan sehari-harinya hanya melakukan sembahyang.
“Imlek tahun ini merupakan tahun yang bagus badi para pengusaha, karena merupakan tahun kambing. Jadi sangat bagus bagi orang yang akan berjualan atau memulai usaha,” pungkasnya.(AND)