Sosial

Dinsosnaker Bina Petugas PKH

pembinaan pendamping dan operator Program Keluarga Harapan (PKH) Kebupaten Kuningan

Kuningan Terkini - Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Kuningan mengadakan pembinaan pendamping dan operator Program Keluarga Harapan (PKH) Kebupaten Kuningan di Wisma Permata, Senin (8/12/2014). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari unsur kecamatan, perwakilan kepala SMP/MTs kecamatan lokasi PKH, perwakilan kepala SD/MI serta koordinator pendamping PKH dan operator PKH itu dibuka secara langsung Kepala Dinsosnaker Kuningan Dadang Supardan.

Dalam sambutannya, Kadinsosnaker Dadang Supardan menyampaikan, bahwa PKH sangat membantu pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan. Secara keseluruhan, sebanyak 32 kecamatan di Kuningan sudah ada Program Keluarga Harapan yang telah berjalan selama tujuh tahun.

“PKH juga sejalan dengan program prioritas pemerintah menuju Kuningan Mandiri Agamis Sejahtera (MAS). Karena, bantuan PKH diberikan untuk pendidikan anak dasar dan menengah serta kesehatan balita dan ibu hamil, untuk mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dia mengatakan, keberadaan petugas PKH diharapkan dapat berhasil guna dan berdaya guna untuk upaya mengentaskan kemiskinan di Kuningan. Para pihak yang terkait dalam menunjang keberhasilan PKH, merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, baik pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pendamping maupun petugas lainnya.

“Kegiatan ini merupakan apresiasi dan pembinaan dari pemerintah daerah terhadap pendamping dan operator PKH kabupaten Kuningan. Karena, pekerjaan menjadi pendamping tidaklah mudah, mereka turun langsung kepada warga miskin, untuk itu perlu dibekali pemahaman dalam rangka meningkatkan kualitas para pendamping agar program ini berjalan dengan lancar dan tepat sasaran”, terangnya.

Sementara panitia dalam laporan kegiatannya menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan status social ekonomi keluarga Sangat Miskin (KSM), meningkatkan status kesehatan ibu hamil dan anak usia 5-7 tahun yang belum masuk sekolah dasar dari KSM. Selain itu untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan, pendidikan dan kesehatan khususnya bagi anak-anak KSM.(AND)


Fishing