Sosial

Puluhan Warga Trasmigrasi Ke Bengkulu

Pelepasan warga Kuningan yang transmigrasi ke Bengkulu.

Kuningan Terkini - Sebanyak 10 kepala keluarga calon transmigran dari daerah asal Kabupaten Kuningan, Jumat (28/11/2014) diberangkatkan ke Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Pemberangkatan 10 KK dengan jumlah 38 anggota keluarga calon transmigran itu dilepas secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kuningan, Dadang Supardan yang disaksikan oleh Ketua Komisi 4 DPRD Kuningan Tresnadi di Hotel Vankana Kuningan.

“Program transmigrasi ke Kabupaten Kaur merupakan yang kedua kalinya. Sebelum berangkat ke lokasi transmigrasi, para calon transmigran dibina lebih dulu. Calon transmigran terlebih dahulu diseleksi dan di berikan pelatihan khusus,” kata Kepala Dinsosnaker Kuningan Dadang Supardan usai melepas puluhan calon transmigran kepada KaTer.

Pada tahun sebelumnya kata Dadang, ada sebanyak 15 KK yang berjumlah 52 jiwa diberangkatkan juga sebagai transmigran. Calon transmigran yang diprioritaskan adalah seorang petani. Namun, mereka (calon trnasmigran, red) diseleksi faktor usia dan kesungguhan, dan dilakukan pelatihan terlebih dahulu. “Bahkan, dari kementrian juga minta transmigran warga dari Kuningan,” tukasnya.

Sementara pesan Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda yang disampaikan Kadinsosnaker Kuningan Dadang Supardan berpesan, agar para calon transmigran dalam meningkatkan taraf hidup ditempat yang baru, agar selalu menjaga nama baik daerah Kuningan. Selalu bergotongroyong, mengikuti program pemerintah setempat, serta tidak mudah menyerah.

“Manfaatkanlah fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Seperti lahan, pekarangan yang ditanami tanaman produktif, satu unit rumah dan lainnya. Calon transmigran juga dibekali dengan alat pertanian, bibit tanaman palawija, obat-obatan, pakaian, dan uang saku sebagai awal menjalani hidup di tempat yang baru,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang calon transmigran dari 8 desa perwakilan 10 Kecamatan itu, Ujang Sukanta menyampaikan alasannya untuk mengikuti program pemerintah tersebut karena ingin meningkatkan perekonomian keluarga. Selain itu, dengan ikutnya bersama 37 peserta transmigran lainnya berharap bisa memperbaiki hidup keluarganya yang saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Semoga dengan ikut program ini bisa meningkatkan kesejahteraan saya dengan keluarga. Nanti pekerjaan yang ada disana, saya akan bertani,” ucap bapak dua anak warga Desa Gunung Aci Subang tersebut.(AND)


Fishing