Sosial

Pasar Amal, Diminati Warga

Bupati Kuningan saat menghadiri pasal amal.

Kuningan (KaTer) - Bazar Ramadhan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan di Desa Bojong Kramatmulya, disambut positif warga setempat. Warga berbondong-bondong membeli sejumlah barang kebutuhan pokok seperti beras, telur, gula, gas elpiji dan terigu yang dijual lebih murah dibanding harga di pasaran.

Seperti di tenda penyedia komoditi telur yang dijual seharga Rp 17.000 perkilogram, stok empat peti berisi masing-masing 15 kilogram habis terjual hanya dalam hitungan kurang dari dua jam.

Hal serupa juga terjadi di tenda gula pasir kiriman dari PT PG Rajawai yang hanya tersisa beberapa kilogram saja dari stok 1 kwintal yang disiapkan.

"Harganya lebih murah dibandingkan di pasar, telur yang biasa dibeli di pasar mencapai Rp 20.000 perkilo, bisa dibeli di sini hanya Rp 17.000. Saya beli 2 kilo, sekalian untuk persiapan membuat kue Lebaran nanti," ucap Siti salah seorang warga Bojong kepada KaTer, Selasa (15/7/2014).

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kuningan Trisman Supriatna mengungkapkan, Bazar Ramadhan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahun Pemkab Kuningan, dalam rangka membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau di bulan penuh berkah ini.

“Oleh karena itu, harga-harga komoditi yang dijual dalam bazar tersebut pun sebagian besar merupakan harga pabrik dan di bawah harga pasar,” tukasnya.

Dikatakan, pihaknya menggandeng beberapa perusahaan suplier besar dalam kegiatan Bazar Ramadhan agar mereka bisa mematok harga produknya lebih murah dibanding harga pasaran. Di satu sisi bertujuan untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus mengajak para supplier tersebut untuk beramal di bulan penuh berkah.

“Selain telur, sejumlah barang kebutuhan pokok lain yang dijual lebih murah dari harga pasar adalah gula pasir seharga Rp 7.000 perkilo dari harga pasaran mencapai Rp 10.000. Bahkan, gas elpiji 3 kilogram dijual Rp 13.500 atau di bawah harga eceran terendah (HET) yang mencapai Rp 14.400,” sebutnya.

Sementara itu Bupati Kuningan Utje Ch Suganda yang meresmikan pembukaan Bazar Ramadhan tersebut menyambut baik digelarnya kegiatan tersebut. Bazar ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sehingga dapat meringankan beban dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

"Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan Pemkab Kuningan yang bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhannya, terutama di saat menjelang Idul Fitri seperti sekarang. Saya mengapresiasi partisipasi dari perusahaan supplier yang ikut serta dalam kegiatan ini, dan diharapkan bisa bisa terus berlanjut bahkan ke depan bisa lebih banyak lagi," pungkasnya.(AND)


Fishing